Peribahasa "Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian" mungkin bisa menggambarkan bagaimana keadaan tim nasional Brasil pada laga melawan Venezuela. Bagian "bersenang-senang"-nya pasti terasa manis karena Kaka dkk menang empat gol tanpa balas. Tetapi percayalah, untuk bagian "bersakit-sakit"-nya mereka tentu tak mau mengalaminya lagi.
Ya, para pemain Brasil mengalami beberapa gangguan sebelum turun berlaga melawan tim tuan rumah. Mulai dari tak bisa tidur karena berisiknya suasana hotel hingga masalah makanan yang membuat sakit perut beberapa pemain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka membiarkan kami terdiam di dalam pesawat selama satu setengah jam. Di dalam hotel, kami juga mendapatkan beberapa gangguan sepanjang malam."
"Ada diskotik dan banyak tempat untuk berteriak di sekitar kamar pemain. Beberapa pemain jadi sakit karena makanan. Hal itu menyebabkan beberapa kesulitan. Kami menaruh respek kepada semua tim dan kami meminta hal yang sama untuk kami," tandas Dunga.
Sebuah media lokal membeberkan kronologis cerita tim Brasil terjebak di dalam pesawat selama satu setengah jam. Ternyata, hal itu disebabkan karena tangga yang disediakan untuk menurunkan penumpang terlalu rendah dan harus dicari gantinya dahulu.
(roz/arp)











































