Bersakit-sakit Dahulu, Hancurkan Venezuela Kemudian

Bersakit-sakit Dahulu, Hancurkan Venezuela Kemudian

- Sepakbola
Senin, 13 Okt 2008 09:04 WIB
Bersakit-sakit Dahulu, Hancurkan Venezuela Kemudian
San Cristobal - Brasil boleh menang telak 4-0 atas Venezuela di laga kualifikasi Piala Dunia 2010. Tapi tahukah Anda Selecao sempat "tersiksa" sebelum meraihnya?

Peribahasa "Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian" mungkin bisa menggambarkan bagaimana keadaan tim nasional Brasil pada laga melawan Venezuela. Bagian "bersenang-senang"-nya pasti terasa manis karena Kaka dkk menang empat gol tanpa balas. Tetapi percayalah, untuk bagian "bersakit-sakit"-nya mereka tentu tak mau mengalaminya lagi.

Ya, para pemain Brasil mengalami beberapa gangguan sebelum turun berlaga melawan tim tuan rumah. Mulai dari tak bisa tidur karena berisiknya suasana hotel hingga masalah makanan yang membuat sakit perut beberapa pemain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketika kami bermain tandang di kualifikasi Piala Dunia, seluruh negara bersatu untuk membuat kami kesulitan," ujar sang pelatih, Dunga, kepada Reuters.

"Mereka membiarkan kami terdiam di dalam pesawat selama satu setengah jam. Di dalam hotel, kami juga mendapatkan beberapa gangguan sepanjang malam."

"Ada diskotik dan banyak tempat untuk berteriak di sekitar kamar pemain. Beberapa pemain jadi sakit karena makanan. Hal itu menyebabkan beberapa kesulitan. Kami menaruh respek kepada semua tim dan kami meminta hal yang sama untuk kami," tandas Dunga.

Sebuah media lokal membeberkan kronologis cerita tim Brasil terjebak di dalam pesawat selama satu setengah jam. Ternyata, hal itu disebabkan karena tangga yang disediakan untuk menurunkan penumpang terlalu rendah dan harus dicari gantinya dahulu.

(roz/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads