Tifosi Italia Dilarang Melawat

Tifosi Italia Dilarang Melawat

- Sepakbola
Selasa, 14 Okt 2008 00:09 WIB
Tifosi Italia Dilarang Melawat
Jakarta - Akibat tingkah tidak terpuji, Federasi Sepakbola Italia (FIGC) memutuskan untuk melarang suporternya melawat. Larangan itu berlaku hingga waktu yang belum ditentukan.

Tiga tifosi Italia ditahan karena membakar bendera Bulgaria ketika mendukung tim kesayangannya melawat ke Sofia, Sabtu (11/10/2008). Pertandingan itu sendiri berkesudahan 0-0.

Selain itu, kelompok perusuh yang disinyalir dari kelompok kanan itu juga memicu perkelahian di luar stadion menjelang kick-off.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami tak akan meminta jatah tiket untuk pertandingan Italia di luar negeri," ungkap Presiden FIGC Giancarlo Abete menanggapi tingkah memalukan suporter negaranya itu kepada RAI Radio dan dikutip Reuters.

Langkah FIGC tersebut memang masih memerlukan persetujuan Pemerintah untuk ditetapkan. Bila nantinya disetujui, maka kebijakan ini merupakan lanjutan dari larangan serupa di dalam negeri, yakni larangan suporter sejumlah klub mengikuti timnya bertanding ke markas lawan.

"Kita tidak sedang bicara soal penggemar, namun orang yang ingin berbuat onar dan merusak citra sepakbola dan negara kami. FIGC dan Menteri Dalam Negeri sudah mengetahui nama-nama mereka yang memiliki tiket," terang Abete kemudian.

"Kami akan berhenti minta jatah tiket namun kami harus tetap waspada karena ketika pertandingan melawan Siprus (bulan September), kami juga tidak minta tiket tapi beberapa suporter menemukan jalan untuk memperolehnya," keluh Abete.

Italia akan melakoni laga tandang lagi pada bulan Maret tahun depan. Gli Azzurri akan melawat ke Montenegro dalam laga lanjutan penyisihan Piala Dunia 2010.

(arp/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads