Zamorano : Argentina Rapuh

Kualifikasi Piala Dunia 2010

Zamorano : Argentina Rapuh

- Sepakbola
Rabu, 15 Okt 2008 16:11 WIB
Zamorano : Argentina Rapuh
Jakarta - Dihuni banyak bintang muda seperti Lionel Messi dan Sergio Aguerro tidak membuat Argentina lebih hebat dari sebelumnya. Menurut Ivan Zamorano, Tim Tango kini adalah yang paling rapuh.

Argentina seperti tak pernah kehabisan bakat-bakat sepakbola dengan kemampuan luar biasa. Mereka seperti rutin mencetak pemain-pemain dengan kemampuan di atas rata-rata yang kemudian menjadi bagian dari timnas Albicelestes.

Namun kelebihan itulah yang kemudian menjadi semacam bumerang buat timnas Argentina dan membuat mereka menjadi rapuh. Dasarnya adalah sikap individualistis para pemain Argentina dituding mantan pemain Real Madrid dan Inter Milan ini sebagai penyebab utamanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Argentina yang sekarang lebih rapuh ketimbang yang lainnya," ujarnya kepada La Tercera seperti dilansir dari Goal (15/10/2008).

Seolah ingin meringankan beban negaranya dalam duel menghadapi Argentina malam nanti, pemilik nomor punggung unik semasa di Inter Milan ini (1+8) menyatakan bahwa permainan Tim Tango tidaklah padu.

"Saya tidak pernah melihat Argentina sebagai sebuah tim. Terlalu baik jika bekerja bersama. Permainan mereka berdasarkan pada individu dengan ini mereka dapat membuat perbedaan," sambung Zamorano.

Ketergantungan pada Messi juga disebut Zamorano sebagai salah satu kelemahan Argentina saat ini. Dan Chile harus menjaganya ekstra ketat jika tidak ingin kecolongan.

Β "Ketika mereka (Argentina) dalam masalah, mereka memberikan bola kepada Messi dan dia akan memecahkannya. Kami tidak bisa membiarkannya berkreasi dan melewati para pemain," tukas pria berusia 41 tahun ini.

"Kami harus menjauhkan bola dari mereka, kami tidak bisa membiarkan bola dalam permainan mereka karena mereka sangat berbahaya jika memegang bola," pungkasnya.
Β 
Argentina akan menghadapi Chile pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2010 di Estadio Nacional, Santiago pada dini hari nanti.
(din/arp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads