Bek tengah asal Italia tersebut mengisi lini tengah pertahanan Bianconeri pada periode 2004β2006, sebelum akhirnya hijrah ke Madrid setelah Juve tersandung kasus Calciopoli.
Canna kini tengah bersiap untuk kembali ke Turin untuk menghadapi bekas klub dan mantan rekan-rekanya tersebut saat Juve menjamu Madrid dalam lanjutan partai Liga Champions pertengahan pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku menghabiskan tahun-tahun terbaik dalam karir dengan berkostum Bianconeri dan aku memiliki hubungan baik dengan fans dan rekan-rekan. Tapi nanti aku mungkin akan diberikan siulan oleh fans karena ketika aku pergi Juve sedang terdegradasi ke Seri B, dan hal itu bikin beberapa orang kesal," papar dia.
Saat ini Juve yang akan dihadapi Madrid sedang dalam kondisi kepayahan di ajang domestik. Tapi Canna tetap yakin bekas klubnya itu tetap akan jadi lawan tangguh.
"Kami berharap menghadapi Juve yang akan sangat bertekad dan sangat bangga setelah berjuang kembali dari divisi dua untuk sampai ke titik ini. Tapi saya memiliki keuntungan bergabung dengan Real Madrid dan kami akan ke Turin dengan kepercayaan diri setidaknya memetik satu angka," harap Canna.
Madrid untuk sementara ini memuncaki klasemen Grup H berkat kemenangan di dua laganya. Kemenangan terakhir bahkan dicapai di kandang lawan, Zenit, yang juara Piala UEFA musim lalu. Hal serupa pun ingin diulangi Madrid dalam laga tandang ke Turin.
"Kami memainkan pertandingan luar biasa lawan Zenit dan menunjukkan bahwa kami tahu bagaimana cara menderita tapi kemudian bisa menang. Perpaduan kualitas dan hati akan jadi hal fundamental dan bakal jadi dasar penampilan kami di Turin," demikian dia.
(krs/roz)











































