Penampilan Giallorossi baik di Liga Italia maupun di Liga Champions memang tak bisa dibilang memuaskan. Kekalahan 0-2 dari Juventus di Seri A akhir pekan lalu merupakan kekalahan kelima mereka dalam enam pertandingan terakhir.Β Β
Tak tampak lagi operan-operan pendek nan cepat yang membuat mereka menjadi runner-up Seri A musim lalu. Roma yang sekarang disebut Spalletti adalah tim yang pasif, tim yang tak tahu harus berbuat apa ketika tertinggal dari lawannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tak mengerti mengapa kami tak bisa bereaksi setelah kebobolan. Kami terlalu lembut dan pasif ketika berhadapan dengan lawan. Ini adalah momen yang buruk bagi saya dan saya mengakui bahwa saya sedang tak nafsu makan," ujarnya seperti dilansir Reuters.
Belum selesai pusing Spalletti, lawan berat berikutnya sudah menunggu. Selasa 4 November 2008 mereka akan menjamu Chelsea yang performanya di Premier League tengah menanjak.
Sebagai catatan, The Blues tampil subur dalam dua laga terakhirnya di liga domestik. Pasukan Luiz Felipe Scolari itu mencetak delapan gol dan tak pernah kebobolan. Dengan kondisi Roma yang seperti itu, butuh usaha ekstra keras untuk membuat Chelsea tertunduk.
"Tim ini butuh antusiasme dan ketenangan untuk bermain dengan baik. Untuk saat ini kami tak memiliki kedua hal itu, yang kemudian membuat kami sulit untuk bereaksi positif," tandas Spalletti.
Β
(roz/a2s)











































