Hasil imbang 4-4 dengan Tottenham Hotspur mengawali rangkaian hasil buruk Arsenal dalam beberapa pekan terakhir. Minggu lalu pasukan "Gudang Peluru" malah dipermalukan Stoke City 1-2, meski Arsene Wenger kemudian menuduh pemain Stoke pengecut dengan melakukan beberapa tekel kasar.
Pagi tadi dalam matchday keempat Liga Champions, Arsenal masih juga tak mampu mengembalikan ketajaman mereka. Bertanding di kandang sendiri, William Gallas cs dipaksa bermain imbang 0-0 oleh Fenerbahce, lawan yang mereka kalahkan 5-2 di putaran pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Fenerbahce bermain sangat bertahan, mereka menghabiskan waktu di daerah permainanya sendiri. Mereka bertahan dengan baik dan sangat terorganisir di sepertiga terakhir pertandingan. Mungkin mereka khawatir karena pernah kebobolan lima kali saat menghadapi kami," ungkap Wenger usai pertandingan seperti diberitakan Yahoosport.
Tapi di samping lawan yang bermain negatif, Wenger pun mengakui kalau skuadnya memiliki keterbatasan. Setelah banyak peluang terbuang di paruh pertama, di babak kedua pemainnya justru sudah kelelahan yang membuat upaya mencetak gol semakin sulit.
"Kami menciptakan kesempatan di babak pertama. Kami punya tiga sampai empat peluang bersih di babak pertama tapi tak bisa menyelesaikannya. Di babak kedua saya rasa fisik kami sudah menurun. Kami tak punya cukup tenaga untuk menempatkan striker di posisi yang tepat," lanjut Wenger.
Nasib buruk Arsenal bukan cuma hasil 0-0 yang mereka raih karena Mikael Silvestre justru mendapat cedera patah hidung. Ini semakin memperpanjang daftar pemain cedera Wenger setelah sebelumnya tercatat nama Emmanuel Adebayor dan Theo Walcott.
(din/krs)










































