Maxi Rodriguez menjadi pahlawan bagi Maradona. Pasalnya, gol tunggal pemain Atletico Madrid itulah yang menentukan kemenangan dalam pertandingan yang digelar di Hampden Park, Kamis (20/11/2008) dinihari WIB ini.
Meski tidak cukup memuaskan, tampaknya kemenangan ini cukup berhasil untuk mengikis ketidakpercayaan sebagian publik kepada Maradona.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maradona memberi kesempatan kepada sejumlah pemain yang jarang dimainkan untuk merasakan tampil berkostum Albiceleste sejak peluit pertama. Beberapa di antara mereka adalah Emiliano Papa, Jonas Gutierrez dan Ezequiel Lavezzi.
Enam menit pertandingan berjalan, sebuah umpan Maxi kepada Javier Mascherano disambut sang kapten baru Tango dengan tendangan keras dari luar kotak penalti. Kiper Skotlandia Allan McGregor dengan menjatuhkan diri berhasil mengamankan gawangnya.
Dua menit kemudian, gol Argentina lahir. Carlos Tevez melakukan aksi individu menerobos kotak penalti tuan rumah di sisi kanan. Umpan Tevez kepada Gutierrez diteruskan dengan sodoran kepada Maxi. Maxi yang relatif bebas dari kawalan dengan leluasa menjebol jala McGregor dengan sebuah sontekan.
Skotlandia mencoba bangkit dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas serangan. Menit 26, sundulan Stephen McManus menyambut sebuah sepak pojok gagal menemui sasaran karena masih melambung.
Menit ke-41, sebuah kesalahan Martin Demichelis nyaris berbuah negatif bagi Argentina. Bola yang lepas dari penguasaan Demichelis dicuri James McFadden yang langsung menendang ke arah gawang namun berhasil ditangkap oleh kiper Juan Pablo Carrizzo.
Tujuh menit setelah restart, Lavezzi nyaris memperlebar keunggulan Argentina. Memanfaatkan kelengahan bek lawan, Lavezzi menusuk kotak penalti Skotlandia dan mengakhirinya dengan sebuah tendangan yang masih melambung.
Lee Miller yang tampil sebagai pemain pengganti menghidupkan harapan 'The Tartan Army' untuk menyamakan kedudukan. Namun tendangan Miller di menit 70 gagal menemui sasaran karena membentur badan bek Argentina dan hanya menghasilkan korner.
Dari tendangan penjuru tersebut, Miller lagi-lagi mendapat peluang. Namun lagi-lagi upayanya tak menemui sasaran setelah tandukannya masih melebar.
Di sisa waktu yang ada, tak banyak serangan berbahaya yang bisa dihasilkan oleh kedua kesebelasan. Skor 1-0 bagi Argentina pun bertahan hingga menit terakhir pertandingan.
Susunan pemain
Skotlandia: Allan McGregor; Alan Hutton, Stephen McManus (Christophe Berra 75), Gary Caldwell, Kirk Broadfoot; Scott Brown (Graham Alexander 83), Paul Hartley (Shaun Maloney 59), Barry Ferguson (Scott Robertson 59), Kris Commons; James McFadden, Chris Iwelumo (Lee Miller 46)
Argentina: Juan Pablo Carrizo; Javier Zanetti, Gabriel Heinze, Martin Gaston Demichelis, Emiliano Papa (Daniel Diaz 86); Maxi RodrΓguez (Jose Ernesto Sosa 90), Fernando Gago, Javier Mascherano, Jonas Gutierrez (Lucho Gonzalez 71); Ezequiel Lavezzi (German Denis 75), Carlos Tevez
(arp/key)











































