Komentar Gallas tentang keadaan internal klubnya sendiri telah membuat dia dibekukan dari tim, ketika Arsenal menghadapi Manchester City. Tanpa bek asal Prancis itu, tim 'Gudang Peluru' luluh lantak 0-3.
Melihat kondisi itu, Wenger berkompromi. Gallas dimainkan lagi kendati ban kapten Arsenal sudah tak lagi melingkar di lengan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Performa Gallas memang bukan tanpa cela. Dia sempat "memberikan" bola kepada Ismael Bangoura yang lantas membahayakan gawang Arsenal. Sebaliknya, peluang Robin van Persie untuk bikin gol ke gawang Kiev justru dihalau Gallas secara tak sengaja.
Akan tetapi, pemain berusia 31 tahun itu tetap dapat sambutan lumayan hangat dari pendukung Arsenal. Tak lupa juga kata-kata pujian sekaligus pembakar semangat dari Wenger.
"Gallas tampil bagus malam ini. Fokusnya luar biasa. Dia ingin tampil (lebih) baik tapi ini bukan partai yang mudah. Para penonton tahu kalau dia pernah jadi kapten Arsenal yang berkomitmen," lugas Wenger di Reuters.
Partai itu sendiri akhirnya dimenangkan oleh Arsenal dengan skor 1-0. Tambahan tiga angka membawa mereka lolos ke 16 besar, sekaligus melipur lara usai melewati dua partai terakhirnya di Liga Primer dengan kekalahan.
(krs/arp)











































