Ini merupakan kekalahan pertama Inter di Liga Champions musim ini. Juara Italia itu sebelumnya meraih dua kemenangan dan dua hasil imbang yang membuat mereka duduk di puncak klasemen dengan poin delapan.
Menyusul kekalahan ini posisi mereka di pucuk klasemen Grup B belum tergeser karena pada laga lain Anorthosis Famagusta hanya mampu bermain imbang dengan Werder Bremen. Meski begitu Inter sudah memastikan lolos ke babak selanjutnya karena perolehan poinnya hanya bisa dikejar oleh salah satu dari Panathinaikos atau Anorthosis yang harus baku hantam di matchday terakhir, itupun jika Inter kalah di laga pamungkas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak peluit tanda pertandingan dimulai, Inter langsung melancarkan serangan ke daerah pertahanan Panathinaikos. Meski begitu, peluang pertama baru datang di menit 12 saat sepakan first time Adriano hanya membentur sisi luar gawang.
Meski lebih banyak dalam tekanan, Panathinaikos sempat juga membuat Interisti yang memadati Giuseppe Meazza menahan napas. Tendangan spekulasi Gabriel dari tepi kotak penalti membentur tubuh beberapa pemain kedua kesebelasan yang berkerumun di muka gawang. Bola memang akhirnya mengarah ke luar gawang, namun Julio Cesar boleh bersukur karena bola yang memantul liar bisa mengarah ke mana saja.
Setelah sebuah peluang dari Simao kembali mengancam Inter, tuan rumah nyaris merayakan gol pertamanya dalam laga tersebut di menit 31 melalui Zlatan Ibrahimovic.
Mendapat umpan dari Esteban Cambiasso di dalam kotak penalti, striker Swedia itu gagal menaklukkan kiper Mario Galinovic saat tinggal berhadapan satu lawan satu. Bola yang datang ternyata memantul terlalu tinggi, padahal dia sudah bersiap menyepak dengan kakinya. Alhasil si kulit budar yang tak sempurna disepaknya melambung tinggi di atas gawang.
Empat menit sebelum turun minum Ibra kembali membuang peluang yang datang. Sepakan striker 27 tahun itu hanya membentur mistar gawang, padahal sebelumnya dia sukses memperdaya kiper Galinovic.
Memasuki babak kedua, Jose Mourinho memasukkan Ricardo Quaresma untuk mengganti Sulley Ali Muntari. Namun justru Inter yang lebih dulu tertekan saat Julio Cesar harus bersusah payah menyelamatkan gawangnya dari kebobolan di menit 53.
Lima menit berselang Figo melepaskan umpan akurat pada Adriano yang berdiri di tiang jauh. Bola mampu ditanduk dengan sempurna oleh striker Brasil itu, namun arahnya malah tepat ke pelukan kiper Galinovic. Saat upaya menjebol jalan lawan tak kunjung membuahkan hasil, justru jala inter yang terkoyak di menit 69.
Dari tendangan sudut, Jose Sarriegi membelokkan bola ke arah pojok kanan bawah gawang tanpa mampu diantisipasi Julio Cesar. Inter secara mengejutkan tertinggal 0-1 di kandangnya sendiri.
Nerazzurri langsung bereaksi dengan gol tersebut, namun kembali tandukan Zlatan meneruskan bola yang diumpan Maicon melayang dari sasaran. Di menit 81 Simao malah nyaris mengubah skor menjadi 2-0, namun tendangan jarak jauhnya yang mengarah ke pojok kanan tasa gawang hanya meleset tipis dari sasaran.
Julio Cruz yang kerap jadi penyelamat Inter dengan gol-gol telatnya kali ini juga tak berdaya. Bola yang diarahkannya ke sisi kiri gawang melenceng jauh dari sasaran dan cuma berbuah tendangan gawang.
Susunan Pemain
Inter Milan: 12-Julio Cesar; 13-Maicon, 2-Ivan Cordoba, 23-Marco Materazzi, 6-Maxwell (9-Julio Cruz 75); 4-Javier Zanetti, 19-Esteban Cambiasso, 20-Sulley Muntari (77-Ricardo Quaresma 46), 7-Luis Figo (45-Mario Balotelli 73); 10-Adriano, 8-Zlatan Ibrahimovic
Panathinaikos: 1-Mario Galinovic; 29-Mikael Nilsson, 24-Loukas Vintra, 8-Giannis Goumas, 3-Jose Sarriegi, 31-Nikos Spiropoulos; 19-Gabriel (22-Alexandros Tziolis 84), 23-Simao, 15-Gilberto Silva, 21-Giorgos Karagounis (14-Dimitris Salpingidis 63); 26-Vangelis Mantzios (5-Ante Rukavina 90+4) (din/arp)











































