Menghadapi Portsmouth, Jumat (28/11/2008) dinihari WIB, Milan masih tertinggal 0-2 sampai dengan sepuluh menit terakhir. Kekalahan pun membayangi.
Barulah pada menit 84 setitik asa timbul usai tendangan bebas Ronaldinho bersarang di dalam gawang Pompey. Namun, Inzaghi-lah yang akhirnya benar-benar bikin 'Rossoneri' bersorak berkat golnya di menit 84.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gol di tepi kematian? Kami membutuhkannya, terutama setelah aku mengenai tiang dua kali. Kami bahagia dan semuanya berakhir baik," kata Inzaghi lega di Goal.
Penyerang berusia 35 tahun itu memang menyisakan sesal karena Milan dia nilai bisa saja unggul dua gol lebih dulu. Tapi karena 'Il Diavoli Rossi' sudah lolos, pupuslah sesal itu.
"Kami menderita lebih dari yang diperlukan. Kami seharusnya bisa unggul 2-0 di babak pertama tapi kami malah memasuki jeda dengan skor 0-0. Namun, kami puas dengan hasilnya. Yang terpenting adalah mencapai babak selanjutnya," tandas Inzaghi.
(krs/din)











































