Genggam Bola Emas, Ronaldo Sensitif

Genggam Bola Emas, Ronaldo Sensitif

- Sepakbola
Senin, 08 Des 2008 00:06 WIB
Genggam Bola Emas, Ronaldo Sensitif
Paris - Cristiano Ronaldo kesulitan mengatasi rasa bahagia luar biasa yang meluap dari dirinya setelah akhirnya menyentuh Ballon d'Or yang diberikan hari ini, Minggu (7/12/2008), di Paris, Prancis.

Nama Ronaldo telah diumumkan pada hari Selasa (2/12/12008) pagi, sebagai peraih Ballon d'Or untuk tahun 2008. Namun, baru hari ini dia resmi menerima trofi bola emas tersebut.

Rasanya? "Aku amat sangat bahagia," ucap Ronaldo di Soccernet.

"Ini adalah impianku semenjak kecil, aku selalu bermimpi memenanginya pada suatu hari," sambung pemain Manchester United tersebut.

Ronaldo yang mengaku sangat tersentuh dan sekali lagi menekankan betapa menyenangkannya bisa meraih trofi prestisius itupun lantas berterima kasih pada keluarganya, yang dinilai sudah sangat berjasa mengantarkannya di posisi yang dijejaknya kini.

"Aku berterima kasih kepada ibuku, ayahku, teman-teman dekatku. Aku punya daftar orang-orang yang ingin kuucapi terimakasih, tapi sulit, aku tak bisa mengingatnya karena terlalu emosional," kata dia penuh haru.

"Trofi ini luar biasa, memuaskan, sangat indah. Aku sudah menanti-nantikannya."

Pemain yang akan berusia 24 tahun pada 5 Februari 2009 mendatang itu meraih Ballon d'Or setelah mendapat 446 poin, dari maksimal 480, mengungguli Lionel Messi (281) dan posisi ketiga Fernando Torres (179).

Dalam situasi penuh emosi itu, mata Ronaldo juga tampak berkaca-kaca ketika mendengarkan komentar orang-orang perihal performanya musim lalu kala mengemas 42 gol di seluruh kompetisi MU, penampilan yang kini telah mengantarnya ke Bola Emas.

"Aku sangat tersentuh. (Hatiku) Sangat tergerak, aku sangat sensitif. Tapi aku ingin berterima kasih pada rekan-rekan satu profesi, terutama rekan setim, tanpa mereka aku takkan bisa memenangi Ballon d'Or," tutur dia.

Pemuda bernama lengkap Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro yang memulai karir profesionalnya bersama Sporting tahun 2001 itu kemudian mengenang masa-masa awalnya di MU, tim yang sudah membukakan peluang meraih trofi yang kini sedang digenggamnya.

"Aku 18 saat datang ke Manchester, sangat muda. Aku selalu berharap tinggi-tinggi bisa menjadi pesepakbola andal, di Eropa dan dunia, dan itulah yang selalu kuupayakan, meningkat setiap tahun. Tentu tak mudah, tapi aku tak menyesali apapun yang sudah kulakukan untuk sampai di sini."

"Aku selalu bermimpi mengangkat trofi ini dan Puji Tuhan sekarang aku bisa melakukannya," tandas Ronaldo.

Selamat, Ronaldo.


(krs/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads