Adelaide Tundukkan 'Pekerja Paruh Waktu'

Piala Dunia Antarklub

Adelaide Tundukkan 'Pekerja Paruh Waktu'

- Sepakbola
Kamis, 11 Des 2008 23:22 WIB
 Adelaide Tundukkan Pekerja Paruh Waktu
Tokyo - Klub Australia Adelaide United membuka Piala Dunia Antarklub atau FIFA Club World Cup 2008 dengan menundukkan tim yang sebagian besar anggotanya bekerja 'paruh waktu' sebagai pemain bola.

Pada pertandingan pertama turnamen di Tokyo ini, Kamis (11/12/2008), Adelaide menundukkan Waitakere United dengan skor 2-1. Kapten Travis Dodd menjadi pahlawan runner up Liga Champions Asia 2008 itu berkat golnya di akhir-akhir babak kedua.

Waitakere lebih banyak didominasi lawannya di sepanjang babak pertama. Namun justru mereka yang berhasil mencetak gol lebih dulu. Di menit 34 gelandang Paul Seaman menaklukkan kiper Eugene Galekovic untuk membuka skor 1-0.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bek Daniel Mullen menyamakan kedudukan untuk Adelaide lima menit menjelang turun minum, melalui sundulan. Adelaide memastikan kemenangannya di menit 83 setelah Dodd memanfaatkan tendangan bebas Paul Reid.
 
"Kami tahu pertandingan ini akan sangat sulit. Dan gol pertama mereka membuatnya semakin berat. Tapi kami berusaha menjaga ketenangan dan terus menekan. Kami sedikit sabar malam ini," demikian komentar pelatih Adelaide, Aurelio Vidmar, seusai pertandingan, seperti dikutip dari Reuters.

Waitakere, yang tahun lalu juga berpartisipasi tapi langsung kalah dengan mudah di pertandingan pertamanya, kali ini menampilkan permainan yang lebih alot dan memberi perlawanan ketat pada tim lawan.

Bermarkas di Waitareke City, Selandia Baru, WaitakereUnited adalah juara Liga Champions Oceania dua musim berturut-turut. Tahun lalu mereka juga berpartisipasi di Kejuaraan Dunia Antarklub, tapi langsung kalah dengan mudah di laga pertamanya.

Klub ini didirikan pada 2004 dan sebagian besar pemainnya tidak menjadikan sepakbola sebagai pekerjaan utamanya. Mereka adalah kumpulan berbagai profesi seperti guru, pekerja bangunan, dan salesman.

"Kami ingin membuat penebusan dan kami mendapatkannya," tukas pelatih Cris Milicich. "Secara kategori kami membuktikan bahwa Oceania pantas berada di sini. Jadi, saya pikir Anda jangan lagi menanyakan soal itu (kredibilitas turnamen--Red)."

Setelah memenangi playoff perempatfinalnya itu, Adelaide akan bertemu Gamba Osaka pada pertandingan babak delapan besar di hari Minggu (14/12). Ini menjadi ulangan final Liga Champions Asia bulan lalu, yang ketika itu dimenangi Gamba dengan skor agregat 5-0.

Partai perempatfinal lainnya mempertemukan juara Afrika Al Ahly (Mesir) dengan kampiun CONCACAF, Pachuca (Meksiko). Tim yang langsung mendapat jatah ke semifinal adalah juara Piala Libertadores, LDU Quito (Ekuador), dan jawara Eropa, Manchester United (Inggris).

Tahun lalu kompetisi yang merupakan reinkarnasi dari Piala Interkontinental dan Piala Toyota ini memunculkan AC Milan sebagai juara. Klub Italia itu mengalahkan Boca Juniors (Argentina) di babak final.

(a2s/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads