Comeback Gemilang, Pachuca ke Semifinal

Piala Dunia Antarklub

Comeback Gemilang, Pachuca ke Semifinal

- Sepakbola
Sabtu, 13 Des 2008 16:57 WIB
Comeback Gemilang, Pachuca ke Semifinal
Tokyo - Sempat tertinggal dua gol, Pachuca melakukan comeback gemilang untuk menghancurkan wakil Mesir, Al-Ahly, melalui perpanjangan waktu dengan skor 4-2. Klub Meksiko itupun memastikan langkah ke semifinal.

Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Olimpic, Tokyo, Sabtu (13/12/2008), Christian Gimenez menjadi pahlawan kemenangan Pachuca. Striker asal Argentina itu mencetak dua gol setelah timnya tertinggal 0-2 di paruh pertama.

Al-Ahly sesungguhnya lebih banyak berada di bawah tekanan karena mereka hanya mampu melepaskan lima tembakan, sementara di saat bersamaan Pachuca membuat 15 shooting. Namun justru Al Ahly yang lebih dulu membuka skor di menit ke-28 saat upaya pemain Pachuca, Fausto Pinto, yang ingin menghalau bola justru menggulirkannya ke jalanya sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada menit akhir menjelang turun minum, Al-Ahly menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Kali ini tendangan keras striker asal Angola, Flavio, yang memaksa kiper Pachuca memungut bola dari gawangnya untuk kali kedua.

Namun Pachuca langsung bereaksi dengan kondisi tersebut. Di awal babak kedua mereka memperkecil ketertinggalan melalui gol tendangan bebas pemain pengganti, Luis Montes.

Memasuki menit 73 Pachuca dapat menyamakan kedudukan, lagi-lagi lewat tendangan bebas yang kali ini dieksekusi dengan baik oleh Gimenez dari jarak sekitar 20 meter. Skor 2-2 bertahan hingga wasit Ravshan Irmatov meniup peluit panjang tanda pertandingan di waktu normal berakhir.

Di masa extra time ini lah Pachuca menjalani titik balik. Delapan menit babak tambahan berjalan mereka mampu balik memimpin melalui penyerang mereka, Damien Alvirez yang membuat skor berbalik 3-2 untuk keunggulan wakil zona Concacaf ini.

Pacucha yang berada di atas angin setelah mampu membalikkan keadaan bahkan mampu menambah keunggulan di menit 110. Lagi-lagi Christian Gimenez yang mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menamatkan peluang Al Ahly.

Tak ada gol tambahan tercipta di sisa waktu pertandingan yang membuat kedudukan bertahan di angka 4-2.

"Kami tidak mengharapkan untuk tertinggal sampai dua gol. Kami lebih baik dari Al-Ahly di babak pertama dan menguasai jalannya pertandingan," begitu komentar pelatih Pachuca, Enrique Meza, seusai pertandingan, seperti dikutip dari Reuters.

"Kami tetap menyerang. Hanya itu cara yang kami tahu untuk bermain. Tim yang lebih baik menang. Itu logika yang mudah. Bawa LDU (lawan mereka pada semifinal). Kami tahu mereka hebat dan kami tidak takut pada mereka." Sambungnya.

Sementaara itu pelatih Al-Ahly, Manuel Jose, mengatakan bahwa timnya memang kehilangan konsentrasi saat kemasukan gol cepat saat babak kedua baru berjalan dua menit. Pelatih asal Portugal itu juga tak menyangka kalau timnya harus tersingkir setelah terlebih dahulu leading 2-0 di babak pertama.

"Kami panik. Jelas sekali para pemain tidak dapat mengatasi tekanan. Kami unggul 2-0 di babak pertama dan kalah 4-2," keluhnya. Tidak ada alasan lagi, ini namanya kelemahan mental," tandasnya.

Di babak semifinal Pachuca akan menghadapi wakil Ekuador yang merupakan juara Piala Libertadores musim lalu, LDU Quito. (din/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads