Capello Wanti-wanti MU

Piala Dunia Antarklub

Capello Wanti-wanti MU

- Sepakbola
Selasa, 16 Des 2008 11:18 WIB
Capello Wanti-wanti MU
London - Keikutsertaan Manchester United di Piala Dunia Antarklub mengundang Fabio Capello untuk berkomentar. Ia berpendapat, ajang tersebut bisa mendatangkan masalah bagi MU.

MU akan memulai Piala Dunia Antarklub dengan menghadapi Gamba Osaka pada Kamis (18/12/2008), di Yokohama. Jika akhirnya 'Setan Merah' sukses memenangi pertandingan tersebut, mereka akan melangkah ke partai final yang akan berlangsung tanggal 21 Desember 2008.

Yang menjadi sorotan Capello adalah bahwa perjalanan ke Jepang tentunya menghabiskan banyak tenaga sehingga akan membuat pemain kelelahan. Padahal kompetisi Premier League justru tengah memasuki masa krusial.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tahun lalu AC Milan sukses menjadi juara di ajang ini. Tetapi, mereka kemudian gagal meraih satu trofi pun, baik itu di kompetisi sepakbola Italia ataupun Liga Champions. Beberapa punggawa Rossoneri pun lantas menyebut Piala Dunia Antarklub sebagai penyebab utamanya. Β 

"Saya paham situasi ini. Saya pernah ke sana dua kali dan itu tak mudah. Saya pergi ke Jepang dan harus berurusan dengan jet lag dan memainkan dua pertandingan."

"Ketika waktu untuk memulihkan diri setelah pertandingan akan sangat pendek. Para pemain akan kelelahan," tandas manajer timnas Inggris ini seperti dilansir Sportinglife.

Pada awal tahun 1990, Capello bersama Milan pernah berkunjung ke Asia untuk memainkan beberapa laga persahabatan. Sekembalinya ke Italia, ia tetap sukses membawa Il Diavolo Rossi menjadi juara Seri A. "Ya, itu memang benar. Tetapi, ketika itu hanya ada tersisa sedikit pertandingan sebelum akhir musim," kilahnya.

Capello kemudian memberikan gamabaran mengenai keadaan tim besar saat ini yang harus menjalani tiga laga dalam satu pekan. Persis seperti kondisi MU yang masih harus berlaga di Liga Champions pada midweek.

"Ketika Anda bermain di Liga Champions, sangat sulit untuk bermain di kedua kompetisi, Premier League dan Liga Champions. Untuk memenangi semua pertandingan dan bermain pada hari Sabtu-Rabu-Sabtu sangatlah sulit. Kompetisi Liga Champions, sepanjang yang saya tahu, membutuhkan mental yang kuat."

(roz/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads