Ketidakhadiran tim Argentina dan Brasil yang biasanya selalu menjadi saingan utama tim Eropa jelas membuat MU sangat diunggulkan untuk menggondol trofi Piala Dunia Antarklub ini. Apalagi tim yang dihadapi di semifinal adalah Gamba Osaka yang kelas dan reputasinya jauh di bawah Wayne Rooney cs.
Namun, nada peringatan dilontarkan oleh Park. Ia menyebut bahwa kasta yang jauh membedakan antara sepakbola Eropa dan Asia kini mulai berkurang. Dan MU tidak boleh lengah menghadapi fakta tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengalaman Park yang pernah tiga tahun bermain di Liga Jepang bersama Kyoto Purple Sanga (2000-2003), sebelum ditarik Guus Hiddink ke PSV Eindhoven, membuatnya mengenal karakter sepakbola Negeri Sakura. Apalagi Gamba bermain di depan publik sendiri, maka pertemuan kedua klub, Kamis (18/12/2008), diprediksi akan ketat.
"Ini akan menjadi laga yang sulit. Kami memainkan banyak pertandingan di bulan Desember dan melalui perjalanan panjang ke Jepang. Ada rentang waktu sembilan jam untuk mencapai sini," tukas Park.
Namun gelandang internasional Korea Selatan itu tetaplah yakin MU akan menjadi kampiun. Pengalaman timnya yang beberapa kali menggelar pertandingan uji coba di Asia dan cuaca yang "bersahabat" membuatnya optimistis The Red Devils akan melaju sampai akhir.
"Mudah-mudahan kami bisa menunjukkan kepada dunia bahwa kami adalah juara Inggris dan Eropa," pungkas Park.
(a2s/key)











































