Berdasarkan undian di Nyon, Swiss, Jumat (19/12/2008), Arsenal menjadi tuan rumah terlebih dulu di Emirates Stadium pada 24 Februari sebelum menjajal pasukan "Serigala" di Olimpico dua pekan berikutnya.
Sebuah prinsip digarisbawahi Wenger untuk pertandingan tersebut, mengacu pada pelajaran yang mereka dapatkan musim lalu, saat Arsenal dikalahkan Liverpool di perempatfinal. Bermain 1-1 di leg pertama dan menahan The Reds 2-2 sampai lima menit terakhir di Anfield, Cesc Fabregas dkk kecolongan dua gol di menit-menit akhir oleh Steven Gerrard dan Ryan Babel. Mereka pun kalah 2-4 dan tersingkir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus tentang Roma, Wenger mewaspadai sekaligus memuji tren positif tim tersebut, yang selalu menang dalam tujuh penampilan terakhirnya di Seri A.
"Roma sudah kembali ke bentuk permainannya dan mungkin tim terbaik di Italia saat ini. Jadi, pertandingan ini akan menarik," tukasnya.
"Roma tim yang sangat seimbang dengan playmaker mereka (Francesco) Totti dan pemain-pemain di sekitarnya seperti (Daniele) De Rossi, (Alberto) Aquilani, (Simone) Perrotta, (Rodrigo) Taddei dan Julio Baptista, yang dulu pernah main di tim kami."
Selain itu, tambahkan, para pemain Roma memiliki kemampuan teknis sangat baik, piawai bermain dalam ruang gerak yang sempit, dan bagus dalam bertahan. Mereka juga memiliki motivasi lebih saat tampil di leg kedua karena babak final turnamen ini juga akan digelar di kota Roma.
(a2s/a2s)











































