Mourinho, yang dikenal sering bikin banyak pelatih lawan merah kupingnya, menyambut gembira hasil undian babak 16 besar Liga Champions, yang mempertemukan timnya saat ini, Inter Milan, dengan sang juara bertahan.
"Saya puas. Saya memang ingin melawan tim terbaik, dan saya mendapatkan tim juara Eropa yang mungkin dua hari lagi akan menjadi juara dunia," tukas dia menyebut MU yang di hari Minggu akan tampil di final Piala Dunia Antarklub 2008 melawan LDU Quito di Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terhadap Fergie orang Portugal ini memang jarang berkomentar "macam-macam", walaupun sempat berselisih sewaktu ia masih membela FC Porto dan mengalahkan MU di babak 16 besar Liga Champions musim 2003/2004.
Namun sejak berkarir di Inggris, ia relatif tidak menjadikan Fergie sebagai "musuh". Alasan dia adalah hanya Fergie manajer di Inggris saat itu yang pernah memenangi titel Eropa, sama seperti dirinya.
Barangkali rasa "segan" itu pula yang membuat Mourinho bersikap low profile ketika diingatkan bahwa dia punya rekor yang bagus setiap kali menghadapi Fergie di lapangan.
"Orang-orang bilang saya punya rekor yang baik melawan Ferguson. Tapi itu bukan rekor saya. Itu rekor Chelsea dan Porto," jawabnya.
(a2s/a2s)











































