Bagi pemain asal Belanda itu, ini adalah kali kedua ia memenangi turnamen yang dulunya bernama Piala Toyota ini. Sukses pertama Van der Sar diraih bersama mantan klubnya, Ajax Amsterdam, pada tahun 1995 mengalahkan klub Brasil, Gremio lewat drama adu penalti.
"Sangat hebat untuk memenanginya lagi. Mudah-mudahan kami dapat tampil dengan baik di sisa musim ini setelah kami pergi dari sini (Jepang)," tandas kiper berusia 38 tahun itu seperti dilansir situs resmi klub.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sangat penting bagi kami untuk mempersiapkan diri kami dengan baik untuk melawan Stoke Jumat nanti dan kembali ke zona waktu normal. Walaupun aku berpikir bahwa sebenarnya aku belum merasa berada di Jepang. Tapi dengan memenanginya bagiku sangatlah hebat," ungkapnya.
MU tak meraih kemenangan tersebut dengan mudah, bermain dengan 10 orang sejak menit ke-49 dan gol penentu oleh Wayne Rooney baru terjadi pada menit 73. Van der Sar mengakui dirinya baru bekerja keras justru setelah timnya unggul.
"Aku tidak banyak bekerja di babak pertama dan aku berharap agar kami mencetak beberapa gol," tukasnya. "Mereka menekan setelah kami mencetak gol, tapi aku punya pandangan bagus pada tembakan mereka dan membuat beberapa penyelamatan gemilang."
(roz/din)











































