Negara Iran dengan tegas melarang kontak fisik langsung antara pria dan wanita yang tak memiliki hubungan resmi. Bahkan wanita dilarang datang ke stadion untuk menyaksikan pertandingan sepakbola tim prianya.
Maka tak mengherankan kalau pelaku yang dianggap bertanggung jawab terhadap pertandingan tersebut kemudian dijatuhi sanksi.
Tindakan nekat menggelar laga tersebut dilakukan oleh salah satu klub ternama Iran, Esteghlal. Pertandingan yang dihelat pada 20 Januari lalu dengan mempertemukan tim wanita dan tim junior putra itu berkesudahan dengan skor 7-0 untuk tim putra. Demikian diberitakan harian lokal Vatan-e-Emrooz seperti dikutip dari Yahoosport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mohammad Khorramgah yang menjabat direktur teknis klub dijatuhi sanksi cekal selama satu tahun plus denda US$ 5.000, sementara pelatih Mostafa Ardenasti dihukum denda 2.000 euro dan larangan berkecimpung di sepakbola selama enam bulan. Satu-satunya wanita yang dapat hukuman atas laga tersebut adalah kepala pelatih tim wanita, Saeedeh Pournader, dengan sanksi pencekalan selama setahun.
Kamran Khatibi, seorang wartawan olahraga Iran menyebut kalau pertandingan antara pria dan wanita tersebut merupakan yang pertama terjadi di Iran. Dalam tulisannya dia mengatakan "tidak ingat kapan terakhir kali laga antara pria dan wanita digelar, bahkan selama era Shah Reza Pahlavi, kejadian tersebut tak pernah terjadi sebelumnya".
(din/krs)










































