Markas Newell's Old Boys Diserang Geng Bersenjata

Markas Newell's Old Boys Diserang Geng Bersenjata

- Sepakbola
Selasa, 27 Jan 2009 10:51 WIB
Markas Newells Old Boys Diserang Geng Bersenjata
Rosario - Kekerasan dan vandalisme dialami klub top Argentina, Newell's Old Boys. Markas klub yang berbasis di kota Rosario itu diserang dan diacak-acak oleh sekelompok orang bersenjata.

Peristiwa itu terjadi hari Senin (26/1/2009) waktu setempat, ketika sekitar 30 orang menyerbu kantor, merusak properti dan mengintimidasi staf klub tersebut.

Dilaporkan Reuters, Selasa (27/1), sebagian besar anggota geng tersebut membawa senjata api dan pemukul baseball dalam melakukan aksi preman tersebut. Saat ini polisi telah mengamankan 21 pelaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dituturkan pejabat teras Newell's, Jorge Ricobelli, orang-orang brutal itu menyerbu ke ruang administrasi di kompleks stadion Parque Independencia, ketika sedang berlangsung pendaftaran anggota baru.

Mereka lalu pindah ke areal barbecue dan menerobos ke sarana fitnes. Setelah mengusir petugas dari tempat tersebut, mereka kemudian merusak barang-barang yang ada, juga meletuskan peluru ke sebuah pohon dan tangki air.

Menurut pihak kepolisian, geng tersebut terkait dengan salah satu faksi kelompok suporter klub itu sendiri, menyusul terjadinya kegemparan saat alih kepemimpinan Newell's baru-baru ini.

Sosok yang sudah lama memimpin klub, Eduardo Lopez, secara kontroversial kalah dalam bursa presiden bulan lalu oleh kelompok baru yang dipimpin Guillermo Llorente.

Sepakbola Argentina kerap direcoki oleh hooliganisme suporter, yang dituding banyak pihak disebabkan oleh banyaknya kelompok suporter garis keras yang disebut sebagai barras bravas. Mereka terpecah menjadi banyak faksi, dan terkadang saling bentrok, juga sering ikut campur dalam urusan interen klub.

Newell's termasuk klub terkenal di Argentina selain Boca Juniors, River Plate, dan Independiente. Juara lima kali Liga Argentina itu pernah diperkuat pemain-pemain top seperti Diego Maradona, Gabriel Batistuta, Abel Balbo, Nestor Sensini, Ariel Ortega, dan Gabriel Heinze. Pada Liga Apertura 2008 mereka finish di urutan kelima.

(a2s/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads