Β
Meski tak ada yang benar-benar terpukul dengan krisis ekonomi global yang terjadi, namun beberapa klub mengaku mengalami penurunan pemasukan dan bahkan kerugian terkait kesepakatan mereka dengan para sponsor. Untuk kembalin menyehatkan kondisi keuangan, klub-klub yang terkena dampak krisis tersebut sepertinya harus memberi perhatian pada fans perempuannya.
Sebuah penelitian bertajuk βWomenβs World of Footballβ yang dilakukan perusahaan konsultasi SPORT+MARKT menyebutkan kalau sebanyak 38% fans sepakbola di seluruh dunia adalah kaum hawa. Dan fakta tersebut merupakan potensi besar buat banyak klub untuk bisa menggandeng sponsor yang lebih βfeminimβ.
βEra di mana kaum laki-laki menguasai sepakbola sudah berlalu. Sektor baru akan memberikan investasi lebih di sepakbola. Kami memprediksikan pertumbuhan yang pesat dari produk-produk fashion, perhiasan dan juga perusahaan yang bergerak dalam perkebunan,β ungkap Direktur Eksekutif SPORT+MARKT, Hartmut Zastrow, seperti diberitakan Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laporan tersebut juga menyebutkan kalau sebanyak 62% dari total populasi wanita di Afrika Selatan sangat tertarik dengan sepakbola, terkait penyelenggaraan Piala Dunia 2010 di negara mereka.
βFans sepakbola wanita di seluruh dunia memiliki ketertarikan yang besar akan fesyen dan masalah pakaian. Mereka bahkan memiliki ketertarikan yang lebih besar dibanding wanita pada umumnya dan fans kaum pria. Perusahaan belum mengeksploitasi hal ini,β pungkas Zastrow.
(din/krs)











































