FIFA Prioritaskan Tuan Rumah Tunggal

Piala Dunia 2018 & 2022

FIFA Prioritaskan Tuan Rumah Tunggal

- Sepakbola
Sabtu, 31 Jan 2009 04:15 WIB
FIFA Prioritaskan Tuan Rumah Tunggal
Assuncion - Presiden FIFA Sepp Blatter menyatakan bahwa proposal menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 akan diprioritaskan untuk tawaran sebagai tuan rumah tunggal, bukan tuan rumah bersama.

Dalam sebuah pertemuan dengan Konfederasi Sepakbola Amerika Selatan (CSF), Blatter menyatakan bahwa jika ada tiga atau empat tawaran untuk jadi tuan rumah tunggal diserahkan, maka tawaran jadi tuan rumah bersama dengan segera akan ditolak.

"Di FIFA, ada keputusan yang akan diambil oleh komite eksekutif sejalan dengan pandangan organisasi (FIFA) tentang Piala Dunia," mula Blatter seperti dikutip Reuters.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Keputusan ini adalah sebagai berikut: segera ketika ada tiga atau empat kandidat cocok, di mana satu negara bisa menyelenggarakan, maka kami akan langsung menolak kandidat bersama," papar dia.

Blatter memberi contoh bahwa keputusan serupa telah diambil saat menentukan tuan rumah Piala Dunia 2010 yang akhirnya akan dihelat Afrika Selatan.

"Saat ini kami sudah melakukan keputusan serupa pada Mei 2004 untuk Piala Dunia 2010, di mana Tunisia dan Libya mengajukan proposal bersama," terang Blatter.

Untuk Piala Dunia 2018 dan 2022 mendatang, Reuters menyebut bahwa Spanyol dan Portugal sudah secara resmi mengajukan proposal tuan rumah bersama untuk salah satu gelaran tersebut. Hal serupa dilakukan Belanda dan Belgia.

Selain itu, Indonesia, Inggris, Jepang, Qatar dan Rusia juga telah menyatakan minat jadi tuan rumah, dengan Amerika Serikat disebut-sebut siap nimbrung. (krs/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads