Peristiwa tersebut terjadi saat Paris Saint German dikalahkan Bodeaux 0-3 di ajang Piala Liga Prancis, 4 Februari lalu. Saat PSG masih tertinggal satu gol, Kezman ditarik pada menit ke-59 dan digantikan oleh Fabrice Pancrate.
Tidak terima ditarik ke bench, Kezman pun bereaksi dengan keras. Kaus yang ia kenakan dilemparnya. Tak berhenti sampai di situ, mantan penyerang Chelsea ini juga langsung menuju ke ruang ganti pemain tanpa bersua dengan rekan-rekannya di kursi cadangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam wawancara yang dilakukan oleh manajemen klub, indikasinya adalah Mateja Kezman akan dihukum laragan bertanding selama dua minggu," ujar pernyataan PSG seperti dikutip AFP.
"Setelah kejadian ini, Mateja Kezman harus membuktikan pada manajemen klub bahwa dia akan bisa sekali lagi mengenakan kaus tim utama PSG," sambung pernyataan tersebut.
Pernyataan manajemen klub tersebut pun langsung dijawab oleh Kezman. Penyerang Serbia berumur 29 tahun itu pun menepis semua spekulasi tentang emosi dirinya tersbut.
"Saya ingin memperjelas bahwa saya cinta dengan klub ini, dan saya ingin meminta maaf pada para suporter yang selalu memberikan saya hubungan yang hangat dengan saya. Setelah melakukan hal itu, setiap malam saya selalu menyesal," ungkap Kezman dalam suatu acara TV Prancis.
Setelah sempat berpetualang di klub-klub macam PSV Eindhoven, Chelsea, dan AtlΓ©tico Madrid, Kezman bergabung dengan PSG dengan status pinjaman dari Fenerbahce sejak 19 Agustus 2008. Sejauh ini ia sudah mencetak satu gol dari 16 penampilannya di Liga Prancis musim ini.
(arp/arp)











































