Inggris akan melawat ke Sevilla, Rabu (10/2/2009) lusa untuk melakoni laga persahabatan melawan "Tim Matador". Krisis striker merupakan beban yang dibawa pasukan Don Fabio ini jelang laga ini.
Setelah sebelumnya ditinggal Wayne Rooney, Michael Owen, Jermain Defoe, dan Theo Walcott serta Steven Gerrard di lapangan tengah, pemain lain yang terakhir masuk daftar absen adalah Emilie Heskey. Sama seperti rekan-rekannya, penyerang Wigan Athletic itu juga dibebat cedera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat tertarik dengan laga melawan Spanyol ini. Spanyol memiliki karakter permainan cepat, sangat kuat, dan memainkan sepak bola dengan fantastis," ujar Capello seperti diberitakan Telegraph.
"Saya rasa, Inggris akan lebih kuat dibandingkan Spanyol. Saya sangat percaya dengan kekuatan tim ini," lanjutnya.
Memang terkesan sesumbar. Namun ucapan eks pelatih Juventus ini ternyata memiliki dasar yang kuat. Sejak resmi ditunjuk menangani The St George Cross Desember 2007, Capello mencatat delapan kemenangan, satu hasil seri, dan satu kali kalah. Catatan itu ditorehkan di berbagai ajang yang diikuti.
"Dengan memperhatikan bahwa kemenangan dihargai tiga poin dan satu poin untuk hasil seri, maka Inggris di bawah Capello telah mengkoleksi 25 poin dari sepuluh laga. Artinya, poin rata-rata yang diraih adalah 2,5 per pertandingan," kata pakar sejarah FA, David Barber.
Pencapaian Capello merupakan yang terbaik di Inggris sejak tahun 1971. Catatan mantan pelatih Juventus, AC Milan, AS Roma dan Real Madrid itu hanya kalah tipis dari Sir Alf Ramsey. Pria yang pernah mengantar Inggris juara dunia 1966 ini, mencatat poin rata-rata 2,55 per pertandingan.
"Namun dengan mempertimbangkan bahwa laga-laga yang dihadapi Capello lebih ketat dan berat, maka Capello jadi yang terbaik," pungkas Barber. (din/a2s)











































