Brasil praktis hanya bermain di tanah air ketika menggelar partai resmi seperti kualifikasi Piala Dunia. 'Tim Samba' hampir selalu menggelar laga uji coba-nya di Eropa.
Keputusan melangsungkan laga uji coba di 'Benua Biru', dipertimbangkan pada faktor kepraktisan. Daripada "memaksa" para bintang Samba yang bermain di Eropa untuk menempuh perjalanan jauh untuk pulang ke Brasil, lebih baik mengumpulkan mereka di salah satu negara di Eropa saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stadion yang masih berlokasi di London, White Hart Lane, juga pernah digunakan juara dunia lima kali ini kala menguji kekuatan Wales. Saat sering berada jauh dari rumah, kerinduan pun tumbuh.
"Kami sebenarnya lebih memilih bermain di negara kami. Merupakan kehormatan bisa bermain di sini (Stadion Emirates), namun saya tidak merasakan berada di rumah. Saya rasa ini normal, kala saya merindukan bermain di tanah air," kata Dunga pada Times Online.
Di tengah rasa kerinduan itu, Dunga berjanji bahwa timnya akan memberikan permainan terbaik saat melawan Italia.
"Kedua tim akan bermain untuk menang. Selalu ada tekanan besar ketika dua tim besar saling berhadapan. Ini merupakan laga persahabatan yang penuh kehormatan," pungkas eks kapten Brasil ini. (din/arp)











































