Di Stade de Velodrome, Marseille, Kamis (12/2/2009) dinihari WIB, Prancis yang didukung para fans sebenarnya cukup menguasai permainan. Tetapi tumpulnya lini depan Les Bleus berdampak negatif.
Sementara Argentina mengandalkan duet penyerang mungil nan lincah di lini depan, yakni Sergio 'Kun' Aguero dan Lionel Messi. Beberapa serangan Albiceleste terlihat lebih membahayakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seisi stadion akhirnya bungkam ketika Messi menutup pertandingan dengan gol kedua Argentina di menit 83. Sebuah aksi individu penyerang Barcelona itu diakhirinya dengan sebuah sontekan yang berbuah gol.
Hasil buruk ini dipastikan akan menambah tekanan kepada pelatih Prancis Raymond Domenech. Pasalnya, sudah tiga pertandingan 'Si Biru' tidak meraih kemenangan.
Sebelum melawan Argentina, Prancis diimbangi Rumania 2-2 di partai penyisihan Piala Dunia 2010. Alhasil, untuk sementara Franck Ribery dkk masih tertahan di peringkat tiga klasemen Grup 7. Setelah itu, Prancis kembali memetik hasil seri, kali ini 0-0 melawan Uruguay.
Sementara bagi Argentina, ini adalah kemenangan kedua dalam dua partai tim 'Tango' di bawah asuhan Maradona. Di debutnya selaku arsitek tim, Maradona mengantar Argentina menekuk Skotlandia 1-0.
Susunan pemain
Prancis: Mandanda; Sagna, Mexes, Gallas, Abidal; Ribery, Toulalan, Diarra, Gourcuff; Anelka (Benzema 65), Henry
Argentina: Carrizo; Zanetti, Demichelis, Heinze, Papa; Maxi Rodriguez (Angeleri 81), Mascherano, Gago, Gutierrez; Messi, Aguero (Tevez 81)
(arp/roz)











































