Pekan Kelabu Sepakbola Brasil

Pekan Kelabu Sepakbola Brasil

- Sepakbola
Selasa, 17 Feb 2009 07:12 WIB
Pekan Kelabu Sepakbola Brasil
Belo Horizonte - Awan kelabu sedang menyelimuti persepakbolaan Brasil, usai terjadinya tragedi berdarah akhir pekan lalu. Satu orang tewas dan 40 lainnya mengalami luka-luka usai sejumlah kerusuhan mewarnai pertandingan sepak bola liga Brasil.

Kejadian korban tewas berlangsung di Belo Horizonte. Korban tewas adalah seorang laki-laki berusia 20 tahun yang merupakan suporter dari Atletico Mineiro.

Seperti dibertiakan dari Earthtimes, ia ditembak ketika sedang menunggu bus untuk menuju stadion, ketika hendak menyaksikan laga antara Miniero melawan Cruzerio. Polisi menyatakan bahwa pelaku berjumlah dua orang. Dalam aksinya pelaku mengendarai sepeda motor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Satu orang lagi, yang merupakan saudara sepupu dari korban, mengalami luka tembak. Namun luka yang diderita tidak sampai mengancam jiwa korban.

Di tempat terpisah, terjadi kerusuhan dalam partai big match antara Sao Paulo dan Corinthians yang berlangsung di Stadion Morumbi, Sao Paulo, yang berlangsung Senin (16/2/2009) WIB.

Ada dua versi penyebab kerusuhan. Yang pertama adalah karena dipicu oleh kemarahan suporter akibat mereka dilarang meninggalkan stadion begitu laga berakhir, karena alasan keamanan. Kepolisian setempat, seperti diberitakan Yahoosports, menyatakan sekelompok suporter mencoba untuk menembus blokade polisi sehingga keributan pun pecah.

Sementara versi kedua menyebutkan keributan dipicu oleh sebuah ledakan di dekat pintu masuk stadion. Polisi yang berusaha mengendalikan situasi justru mendapat perlawanan. Polisi menangkap seorang penonton yang kedapatan membawa bom rakitan dan diduga terlibat dalam insiden peledakan itu.

40 suporter luka-luka, dan lima di antaranya masih dirawat di rumah sakit hingga Selasa (17/2/2009) dinihari WIB.

Aroma permusuhan sebenarnya sudah terlihat sebelum pertarungan laga Sao Paulo versus Corinthians berlangsung. Suporter Corinthians berang dengan tindakan tuan rumah yang hanya memberi kuota tiket sebanyak 10 persen dari jumlah tiket yang dijual, bagi mereka.

Tindakan ini dituding melanggar kesepakatan, di mana suporter Corinthians mendapat jatah 50 persen dari jumlah tiket yang dijual.

(roz/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads