Tymoshchuk Si Pemimpin Cerdas

Tymoshchuk Si Pemimpin Cerdas

- Sepakbola
Rabu, 18 Feb 2009 14:52 WIB
Tymoshchuk Si Pemimpin Cerdas
Jakarta - Pelatihnya di Zenit St Petersburg, Dick Advocaat, sampai mengatakan begini tentang Anatoliy Tymoshchuk: "Dia dilahirkan sebagai pemimpin, dan dia akan mati kalau dia tak jadi kapten".

Tymoshchuk adalah salah satu pesepakbola terbaik Ukraina saat ini, bahkan sebagian pengamat memandangnya sebagai salah satu gelandang paling berkelas di Eropa saat ini.

Mengawali karir di klub kota kelahirannya Lutsk, yakniΒ  FC Volyn Lutsk, ia merintis kehebatannya di Shakhtar Donetsk selama sepuluh musim. Setelah tampil gemilang untuk membantu Ukraina lolos ke perempatfinal Piala Dunia 2006, Tymoshchuk dipinang Zenit pada Februari 2007, dan kemampuannya semakin matang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam wawancaranya dengan situs UEFA.com, pria 29 tahun itu tergambarkan sebagai sosok yang cerdas. Dari pemain legendaris Lothar Matthaeus, sutradara film Guy Ritchie, sampai tokoh besar dunia Winston Churcill ia jadikan rujukan dalam filosofi hidup dan permainannya. Berikut ini petikan wawancara tersebut:

Waktu kecil, siapa yang kamu kagumi dan kamu ingin seperti dia?


Aku tak punya banyak idola, tapi aku mengagumi cara main Lothar Matthaeus. Dia pemimpin tim sejati, dan aku suka sikapnya di lapangan, bagaimana mengorganisasi tim, kecapakannya di lini tengah dan pemahamannya tentang permainan ini.

Apa hal terkuat dari pemainanmu?

Yang dibayar untuk mengatakan di mana letak kelebihan dan kekurangan seorang pemain adalah pengamat. Tugasku adalah bermain sepakbola. Aku mencoba menikmati setiap menit setiap pertandingan dan sedapat mungkin efisien. Ketika aku menyadari ada yang tidak baik, aku mencoba yang terbaik saat latihan untuk meningkatkannya.

Kamu masih bisa meningkat?


Kita selalu bisa meningkat. Makin tinggi level, makin cepat Anda membuat kemajuan. Film buatan Guy Ricthie, Revolver, dimulai dengan seseorang mengatakan: 'satu-satunya cara supaya lebih pintar adalah melawan orang yang lebih pintar'. Kuot itu berasal dari buku Fundamentals of Chess (Dasar-Dasar Catur), yang keluar di tahun 1883. Kalau kita ingin lebih tangguh, kita harus menghadapi lawan yang lebih tangguh daripada diri kita. Selalu meningkatkan standar kualifikasi, dan begitu Anda melakukannya, Anda sudah naik ke level yang lebih tinggi.

Kamu menjaga pertahanan Zenit dan tidak terlalu sering membantu penyerangan. Maka yang lebih kamu sukai?

Tugasku adalah mengorganisasi permainan di lapangan tengah. Sebagai gelandang bertahan, aku lebih sering bertahan. Tapi kalau ada kesempatan menyerang, aku pun melakukannya. Aku mencetak hat-trick pertamaku buat Zenit, melawan Dinamo Moskow di Piala Rusia. Sepakbola dengan banyak gol membuat tertarik orang. Itu betul. Tapi kita tak bisa melihat berton-ton gol lahir di setiap pertandingan. Kalau suporter beruntung, bisa saja mereka melihat tiga (gol). Anda harus menikmati setiap aspek sepakbola, tak cuma banyak gol tapi juga tekel-tekel bagus, umpan-umpan cantik, dan lain-lain.

Apa yang kamu pelajari dari Dick Advocaat?


Aku mencoba mempelajari apapun yang diajarkan pelatih-pelatihku. Bekerja dengan Advocaat menarik karena dia pelatih Belanda pertama yang aku kenal. Dia menyukai permainan menyerang, yang mana itu juga disuka para pemain dan fans. Dick spesialis kelas dunia.

Advocaat kadang-kadang memasang kamu sebagai bek tengah. Nyaman dengan posisi ini?


Aku pernah main di semua posisi kecuali kiper. Awalnya aku adalah penyerang. Aku nyaman di posisi apapun. Tapi yang paling membuatku nyaman adalah ketika timku memperoleh kebaikan dari permainanku di lapangan.

Empat adalah nomor keberuntunganmu. Kenapa?


Rasanya aku memang beruntung dengan angka itu. Aku dikontrak Zenit jam 4 pagi, pakai kostum nomor 44. Aku kapten keempat di bawah Advocaat. Titel Liga Rusia (musim lalu) adalah trofi keempat dalam karirku, dan dengan Zenit aku memenangi empat titel dalam satu setengah tahun.

Kamu sering mengutip ucapan-ucapan Winston Churcill. Apa yang kami kagumi dari dia?


Banyak orang besar dalam sejarah, dan banyak ucapan-ucapan bijak dari orang-orang amat cerdas. Winston Churcill salah satu figur kunci di abad 20. Aku pikir, kalau aku mengutip ucapan dia, itu adalah sebuah apresiasi yang tinggi.

Apa yang kamu rasakan dengan menjadi kapten? Dan syarat-syarat apa untuk menjadi kapten yang baik?

Aku selalu jadi kapten: di taman, di sekolah, di tim Ukraina U-21. Aku menjadi kapten di Shakhtar Donetask di usia 22, dan dalam beberapa bulan tim kami memenangi liga untuk pertama kalinya. Cerita yang sama dengan Zenit. Biasanya, kapten adalah pemain yang diakui semangat dan kepemimpinannya oleh rekan-rekan setimnya dan fans. Kapten tak harus pemain terbaik, tapi dia bisa membangkitkan pemain-pemain lain. Dewasa ini ada yang bilang kapten tinggal mengangguk saja. Tapi ingat, Heredotus menggambarkan sebuah permainan dalam dongeng Yunani, di mana para prajurit bermain untuk mengembangkan berbagai kapasitas, dan menggunakan kepala kapten tim yang kalah sebagai bola. Ini fakta sejarah bahwa tanggung jawab ekstra untuk sebuah hasil tim juga bersandar pada kaptennya.

(Di awal bulan ini manajer umum Bayern Munich Uli Honess menyatakan bahwa Tymoshchuk telah menyetujui penawaran untuk bergabung dengan klub raksasa Jerman it. Namun sebenarnya hingga kini belum ada kesepakatan di antara Bayern dan Zenit, kapan persisnya transfer itu berlaku.
)

Akankah kamu tetap di Zenit ketika EURA 2012 kickoff?


Semua pemain ingin menjajal dirinya di liga-liga top Eropa, di mana permainan dan atmosfernya ada di level top. Aku bukan sebuah pengecualian dan tentu saja ingin bermain di salah satu liga-liga itu.

(a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads