Kalau menilik dari catatan mereka di fase grup, Barca sebenarnya lebih layak diunggulkan. Pasukan arahan Josep Guardiola itu masuk ke babak 16 besar sebagai juara Grup C dengan membukukan empat kemenangan, satu kali seri, dan satu kali kalah.
Sementara Lyon ada di fase knockout karena status runner-up Grup F yang didapat dari hasil tiga kali menang, dua kali imbang, dan sekali kalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertahanan tim asal Prancis ini pun "lebih lemah" dibandingkan Azulgrana. Sepuluh gol diderita Lyon, sementara jala Barca hanya bergetar delapan kali.
Kalau akhirnya Messi menyebut timnya bukan unggulan itu karena di babak knockout setiap tim akan tampil habis-habisan agar tak sampai tersingkir. Secara khusus, ia juga memberi kredit kepada dua pemain pilar Lyon, Karim Benzema dan Juninho Pernambucano
"Ini merupakan laga yang biasa-biasa saja. Dalam babak ini, setiap tim punya kesempatan untuk mengalahkan lawan masing-masing. Yang jelas ini akan menjadi laga yang berat," tukas Messi seperti dikutip dari situs resmi Barca.
"Benzema merupakan pemain yang luar biasa dan kehadirannya sangatlah penting bagi Lyon. Ia benar-benar mampu membuat perbedaan."
"Sedang Juninho adalah salah seorang pemain terbaik dalam hal eksekusi tendangan bebas. Jadi kami harus waspada dan tidak memberikan mereka keleluasaan di seputar kotak penalti kami," pungkas pemain berjuluk Messidona ini.
(roz/krs)











































