Villarreal dan Liverpool menghentikan langkah Inter di dua perdelapanfinal terakhir. Banyak orang menyebut, jawara Italia di tiga tahun terakhir itu mengalami demam panggung ketika Liga Champions sudah masuk sistem gugur.
Inter berkeinginan kuat untuk tidak mengulangi dua kegagalan terakhir itu. Namun upaya itu dijamin tak mudah karena pada Rabu (25/2/2009) dinihari WIB, sudah ada Manchester United, jawara Liga Champions musim lalu, di depan mata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertandingan ini datang pada waktu yang tepat. Tak diragukan, MU adalah tim yang hebat dan kami menghormati mereka. Tetapi tak ada rasa takut di kamp latihan kami," lanjut bek berpaspor Argentina itu yakin.
Inter terakhir kali bertemu MU pada satu dekade silam. Kala itu, dalam perjalanannya menuju tangga juara, The Red Devils menumpas Nerazzurri di perempatfinal dengan agregat 3-1. Zanetti yang ada di tim Inter ketika itu yakin kali ini cerita akan berbeda.
"Kami sudah bersiap dengan detail dan sudah menyiapkan semuanya untuk menang," seru Zanetti optimistis.
(arp/key)











































