Di Giuseppe Meazza, Rabu (25/2/2009), Inter justru lebih banyak tertekan di awal laga. Kalau bukan karena kesigapan kiper Julio Cesar yang beberapa kali membuat penyelamatan gemilang, laga ini bisa berakhir dengan skenario yang berbeda.
Hasil tanpa gol ini jelas menjadi kerugian besar buat Nerazzurri yang gagal memaksimalkan peluang bermain di kandang. Di leg kedua yang akan dihelat di Old Trafford pada 11 Maret mendatang anak asuh Jose Mourinho harus memetik kemenangan atau bermain imbang dengan gol untuk bisa meraih tiket ke babak delapan besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak menit awal pertandingan MU justru lebih mendominasi permainan. The Red Devils terlihat lebih tenang baik dalam menyusun serangan maupun saat membangun tembok pertahanan yang membuat mereka unggul hampir di semua lini di sepanjang 45 menit pertama.
MU, yang cuma mengandalkan Dimitar Berbatov sebagai striker tunggal, setidaknya punya lima peluang matang menjadi gol di paruh pertama pertandingan. Hanya kegemilangan kiper Julio Cesar yang membuat Inter terhindar dari kebobolan.
MU lebih dulu membuka peluang saat tendangan bebas Cristiano Ronaldo jauh di luar kotak penalti mengarah tepat ke pelukan kiper Julio Cesar. Beberapa menit berselang winger Portugal itu kembali punya peluang saat menyambut tendangan sudut Ryan Giggs, namun tandukan CR7 dari tengah kotak penalti diantisipasi dengan sangat baik oleh Cesar.
Sepuluh menit pertama masih menjadi milik tim tamu menyusul usaha tendangan bebas kedua Ronaldo yang kali ini melenceng tipis ke sisi kiri gawang. Belum ada ancaman serius ke gawang Edwin van Der Sar, shoot on goal pertama Inter baru datang di menit 12, itupun dengan bola hasil tendangan Dejan Stankovic melayang jauh di atas gawang "Setan Merah".
Menit 19 Berbatov lolos dari perangkap offside saat mengejar umpan Giggs, upayanya mengirim bola ke tengah kotak penalti di mana Park ji Sung menunggu gagal karena bola dihadang tiga pemain Inter yang terlambat datang ke kotak penalti. Dua menit berselang gantian Giggs yang gagal memanfaatkan peluang saat dia tak mampu menguasai bola dengan baik di muka gawang.
MU kembali punya peluang matang di menit 25 melalui Giggs. Lolos dari kawalan Nelson Rivas, pesepakbola Wales gagal menaklukkan Cesar saat tinggal berhadapan satu lawan satu, tendangan kerasnya dihadang sang kiper sambil menjatuhkan diri.
Semenit berselang Ronaldo memiliki dua peluang beruntun, setelah tendangan bebasnya ditepis Cesar dengan susah payah, tandukan CR7 meleset tipis dari bidang sasaran.
Inter langsung menggebrak di awal babak kedua, baru dua menit laga berjalan Adriano menebar ancaman saat tendangannya dari tengah kotak penalti melayang tak jauh dari sasaran. Upaya kedua striker Brasil itu saat akan menanduk bola gagal karena dihalangi Rio Ferdinand, hal mana sempat membuat pemain Inter menuntut penalti karena menganggap terjadi pelanggaran dalam insiden tersebut.
Selanjutnya Nerazzurri masih menguasai jalannya laga, meski begitu anak asuh Jose Mourinho tak mampu menciptakan peluang matang apalagi mencetak gol.
Lebih sering ditekan, di menit 66 MU malah membuat Interisti menahan napas kala umpan yang disodorkan Ronaldo dari sisi kanan gagal diserobot Park sambil yang datang sambil menjatuhkan diri di muka gawang. Giigs yang berdiri di tiang jauh juga tak bisa berbuat banyak karena bola yang mengarah padanya keburu dihalau Zanetti.
Giggs dan Berbatov bergantian mengancam gawang Inter di menit 73 dan 75. Kalau sepakan sang winger diblok Ivan Cordoba di tengah kotak penalti, tendangan keras Berbatov dari sudut sempit cuma menyentuh sisi luar jala gawang.
Di jelang akhir laga Rooney memiliki peluang saat dia berhasil memenangi sprint melawan bek Inter, namun Cesar yang keluar dari sarangnya dengan sigap menghalau bola. Sementara upaya Stankovic yang melepaskan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti tak membuahkan apapun karena si kulit bundar melayang jauh di atas mistar.
Di menit terakhir masa injury time MU punya peluang untuk pulang membawa pulang kemenangan. Namun tendangan bebas Ronaldo di luar kotak penalti tepat mengarah ke Cesar yang sukses menghindarkan gawangnya dari kebobolan di penghujung laga.
Susunan Pemain
Inter Milan: Julio Cesar, Cristian Chivu, Nelson Rivas (Ivan Cordoba '45), Esteban Cambiasso, Davide Santon, Maicon, Dejan Stankovic, Sulley Muntari (Julio Cruz '76), Javier Zanetti, Adriano (Mario Balotelli '77), Zlatan Ibrahimovic
MU: Edwin van der Sar, Jonathan Evans, Rio Ferdinand, Patrice Evra, John O'Shea, Darren Fletcher, Michael Carrick, Ji-Sung Park (Wayne Rooney '84), Cristiano Ronaldo, Dimitar Berbatov, Ryan Giggs (din/krs)











































