Dalam lawatan terakhirnya di tanah Inggris, Kamis (26/2/2009) dinihari WIB, "Si Zebra" kalah 0-1 dari The Blues di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Gol tunggal di laga tersebut dibuat Didier Drogba di menit 12.
Ini adalah kali ke-11 Juventus menelan kekalahan dalam laga tandangnya melawan klub-klub Inggris di kancah Eropa. Dari total 17 kali berusaha, hanya dua kali mereka mampu membawa pulang kemenangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi jujur saja, saya lebih memilih tidak bermain sangat bagus tapi mendapatkan hasil yang lebih baik," sambung allenatore "Si Nyonya Tua" yang baru saja menghadapi salah satu bekas klubnya itu.
Kesempatan untuk lolos ke perempatfinal tentu saja masih dimiliki Juve. Keuntungan yang mereka miliki di leg kedua adalah bertindak sebagai tuan rumah.
Masalahnya, Chelsea di musim ini tergolong jago tandang. Di Liga Inggris, dari 13 kaliΒ menjadi tamu lawan-lawannya, mereka mampu memenangi sembilan di antaranya, dan hanya kalah dua kali.
Hanya saja, di Liga Champions musim ini rekor tandang mereka tidak bagus. Seri di markas CFR Cluj dan Bordeaux, klub London itu malah kalah saat berlaga di ibukota Italia, Roma. Pada 4 November lalu mereka menyerah 1-3 dari AS Roma.
Tifosi Juventus tentu berharap tim kesayangannya bisa mengikuti jejak Roma dalam menaklukkan "Si Biru" dan melanjutkan langkahnya ke jenjang yang lebih tinggi di musim comeback-nya di Liga Champions ini, sejak kembali ke Seri A dua musim lalu, pasca skandal Calciopoli yang membuat mereka dilempar ke Seri B di musim 2006/2007.
(a2s/din)











































