Hanya sembilan menit yang dibutuhkan Roma untuk membuat Stadion Olimpico, Kamis (12/3/2009) dinihari WIB, bergemuruh gembira. Juan sukses merobek gawang Arsenal untuk membuat Giallorossi unggul 1-0.
Setelah gol itu, Roma begitu bernafsu mengejar gol kedua karena agregat keduanya masih sama kuat 1-1. Tetapi gol itu tak kunjung datang; tak cuma di 90 menit waktu normal, tetapi juga di 30 menit waktu tambahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim ini harus bangga atas apa yang sudah mereka lakukan, tidak hanya dari segi perjuangannya, tetapi juga untuk kualitas permainan mereka," ujar Spalletti yang dikutip Football Italia.
"Mereka layak mendapat lebih, tetapi sialnya ketika pertandingan masuk ke adu penalti, itu seperti lotere," lanjut allenatore yang kepalanya tak berambut itu lagi.
Spalletti sudah mencoba mengantisipasi akan datangnya babak tos-tosan itu dengan memasukkan Vincenzo Montella dan Alberto Aquilani di extra time. Tetapi itu tak cukup menolong Francesco Totti cs.
"Kami harus belajar kalah. Ketika Anda memperlihatkan penampilan seperti itu, maka Anda bisa tetap mengangkat kepala bahkan ketika Anda tersingkir," pungkas Spalletti menghibur pasukannya.
(arp/key)











































