Dua klub Inggris sudah lolos pada matchday pertama, Rabu (11/3/2009) dinihari WIB. Mereka adalah Liverpool yang mengatasi Real Madrid dan Chelsea yang melewati Juventus.
Jejak mereka sukses dinapaktilasi oleh Manchester United dan Arsenal. Bukan kebetulan bila dua tim itu berhasil merebut tiket 8 Besar dengan kemenangan atas klub-klub Italia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kali ini Inter dibuat tak berdaya oleh kedigdayaan MU. Kiper Julio Cesar yang menjadi pahlawan Nerazzurri di pertemuan pertama kali ini harus kebobolan dua gol meski tetap tampil bagus mencegah gol-gol tambahan.
Jalan lebih berliku ditempuh oleh Arsenal yang mengandaskan AS Roma lewat adu penalti. Pasukan Arsene Wenger harus menerima kekalahan 0-1 dari tim tuan rumah sehingga pertandingan harus memasuki perpanjangan waktu dan akhirnya adu penalti.
Di sini, kematangan mental Arsenal patut dipuji. Meski banyak diisi pemain-pemain muda, nyatanya Samir Nasri cs cukup bermental baja dengan menang 7-6 di bawah tekanan suporter lawan.
Namun klub Inggris tidak berhak memonopoli sanjungan karena masih ada Barcelona yang mengatasi Lyon 5-2. Barca yang ganas di awal musim sebelum sedikit tersendat, kini sudah kembali ke performa terbaiknya.
Trisula Lionel Messi, Samuel Eto'o dan Thierry Henry menjadi mimpi buruk Lyon yang prestasinya di Eropa sebenarnya sangat stabil. Kemenangan ini bagaimanapun telah mengembalikan Azulgrana kembali ke kelompok para favorit.
Barcelona menghindarkan rasa malu Italia menular ke Spanyol karena mereka satu-satunya klub tanah Matador yang lolos ke 8 Besar karena Atletico Madrid disungkurkan Porto.
Bila ada tumpuan harapan untuk merontokkan dominasi Inggris, barangkali asa itu kini ada di pundak Barca.
(arp/key)











































