Pekan lalu, UEFA mengumumkan bahwa Italia, Prancis dan Turki sedang mempertimbangkan pencalonan tunggal. Sementara Norwegia dan Swedia siap jadi tuan rumah bersama. Bagaimanapun, Italia siap bila ada perubahan rencana.
"Kami tak punya masalah dengan pencalonan bersama untuk Euro 2016. Bersama Prancis, mereka adalah negara yang bersahabat dan juga bertetangga," kata Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) Giancarlo Abete dikutip Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan transparansi yang tinggi, kami ingin mengetahui apakah ada jalan untuk kemajuan. Jika tidak dimungkinkan, kami tidak takut untuk berkompetisi," ujar Abete.
Italia kalah dalam pencalonan Piala Eropa 2012 dari Polandia dan Ukraina. Buruknya infrastruktur sepakbola dituding sebagai penyebab kegagalan itu. Pasalnya, sarana di negeri Pizza itu adalah sarana untuk pergelaran Piala Dunia 1990.
Dengan sulitnya kondisi ekonomi saat ini, upaya Italia untuk menjadi tuan rumah --yang juga akan membawa perbaikan kepada infrastruktur sepakbolanya-- tampaknya lebih realistis bila dilakukan bersama Prancis.
Akan tetapi, hubungan Prancis dan Italia di dalam dan luar lapangan sepakbola tidak terlalu baik. Italia mengalahkan Prancis di final Piala Dunia 2006 dengan segala kontroversinya.
(arp/mrp)











































