Beberapa hari lalu Cruyff menyebut kalau Barcelona sebaiknya tak bertemu Liverpool sebelum mencapai final Liga Champions. Adalah performa luar biasa The Reds yang berturut-turut mempecundangi Real Madrid dan Manchester United yang jadi alasan mantan pelatih Barca itu melontarkan pendapatnya.
Tapi babak delapan besar Liga Champions tentu tak cuma soal Steven Gerrard cs karena di sana masih ada juara bertahan Manchester United juga Chelsea dan Arsenal serta Bayern Munich yang dianggap punya peluang besar jadi juara. Dua kontestan lain yang terbilang mengejutkan, meski tetap tak bisa dianggap remeh, adalah FC Porto dan Villarreal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua tim yang lolos ke perempatfinal adalah tim kuat dan punya kualitas baik. Saya tidak ingin memilih lawan," tukas Gudjohnsen di situs resmi klubnya.
"Dengan segala hormat, saya yakin Liverpool tidak memainkan sepak bola terindah. Namun Liverpool sudah melakoni laga-laga secara sempurna di Liga Champions. Apa yang harus Anda lakukan adalah menemukan keseimbangan antara sepak bola indah dan hasil," lanjut mantan striker Chelsea itu.
Barca saat ini masih berpeluang meraih treble mengingat mereka masih duduk di puncak klasemen dengan keunggulan enam poin atas Madrid dan telah melangkah ke final Copa del Rey. Impian membawa pulang tiga piala pun berniat diwujudkan Gudjhonsen.
"Barca ada dalam bentuk terbaik. Ketika setiap laga sangat menentukan, kami tidak merasakan lelah. Saat ini kami berlaga di tiga kompetisi dan kami tidak akan menyerahkan itu kepada tim lain," pungkas striker asal Islandia itu. (din/krs)











































