Hasil undian babak delapan besar Liga Champions terbilang tak mengenakkan buat Liverpool. Pasukan Rafael Benitez harus menghadapi rekan senegaranya yang dalam beberapa musim terakhir kerap jadi lawan mereka di fase knock out, Chelsea.
Di musim 2006/07 dan 2004/05 "Si Merah" memang berhasil menundukkan "Si Biru" di babak semifinal dengan skor tipis. Namun tahun lalu gantian mereka yang dipaksa takluk dengan agregat 3-4, juga di babak semifinal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harus bisa memastikan bahwa kami tidak membuat kesalahan yang sama seperti yang terjadi di semifinal musim lalu," ungkap Rafael Benitez di situs resmi Liverpool, Jumat (20/3/2009).
"Kami paham akan sulit untuk menghindari bertemu tim sesama Inggris. Kini kami harus menghadapi laga ini dengan kepercayaan diri. Yang jelas, kami telah mengalahkan mereka dua kali di liga, namun laga di perempatfinal tetaplah berbeda," lanjut pria berkebangsaan Spanyol itu merujuk kemenangan 1-0 di Stamford Bridge dan 2-0 di Anfield.
Anfield akan lebih dulu jadi arena pertemuan kedua klub papan atas Liga Inggris tersebut. Meski banyak pelatih yang merasa diuntungkan jika menjalani leg kedua di kandang sendiri, Rafa yakin hasil positif tetap akan didapat anak asuhnya demi bisa melangkah ke semifinal.
"Kami harus berpikir tentang leg pertama di Anfield di mana kami dapat dukungan penuh dari suporter dan berusaha meraih hasil positif di Stamford Bridge," pungkas pelatih yang baru mendapat perpanjangan kontrak hingga 2014 itu.
(nar/din)











































