Rasis, Politikus Jerman Diadili

Rasis, Politikus Jerman Diadili

- Sepakbola
Selasa, 24 Mar 2009 11:45 WIB
Rasis, Politikus Jerman Diadili
Berlin - Sejumlah tokoh partai politik di Jerman diadili dengan tuduhan menyebarkan isu-isu yang membangkitkan sentimen rasisme. Mereka mengecam keberadaan pemain berkulit hitam di tim nasional Jerman.

Diberitakan Yahoosport, ketua Partai Nasional Demokrat, Udo Voigt, dan juga dua orang pejabat partai tersebut akan menjalani persidangan hari Selasa (24/3/2009) waktu setempat. Ketiganya dituduh memerintahkan peredaran pamflet bernada rasisme di Piala Dunia 2006.

Pamflet itu bergambar kaos tim nasional Jerman dengan nomor punggung 25. Dalam pamflet itu bertuliskan "Warna putih bukan hanya warna seragam saja. Warna putih juga menyangkut anggota tim nasional yang sesungguhnya."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu, nomor 25 dikenakan oleh pemain Jerman keturunan Nigeria, Patrick Owomoyela. Polisi menemukan 70 ribu lembar pamflet tersebut ketika menggeledah kantor pusat Partai Nasional Demokrat. Ketiga tersangka kemudian diadukan oleh federasi sepak bola Jerman DFB dan juga Owomoyela.

"Kami bertekad memerangi tindakan rasis terhadap para pemain tim nasional Jerman," demikian keterangan DFB.

Bila terbukti bersalah, ketiga terdakwa itu terancam hukuman penjara selama tiga tahun. Pihak Partai Nasional Demokrat menyatakan tuduhan itu absurdΒ  dan juga politis. Mereka beralasan tidak memiliki maksud apa-apa ketika menampilkan kaus bernomor punggung 25 tersebut.

Hingga kini, sejumlah pemain berdarah campuran atau pun kulit berwarna pernah dan masih menjadi penghuni tim nasional Jerman. Selain Owomoyela, ada nama Gerald Asamoah dan David Odonkor (keturunan Ghana), Kevin Kuranyi (keturunan Panama), atau pun Mesut Ozil (keturunan Turki).
(nar/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads