'Pelatih Italia Seperti Terdakwa Mati'

Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2010

'Pelatih Italia Seperti Terdakwa Mati'

- Sepakbola
Rabu, 25 Mar 2009 09:27 WIB
Pelatih Italia Seperti Terdakwa Mati
Roma - Menjelang laga kontra Italia di Kualifikasi Piala Dunia 2010, pelatih Irlandia, Giovanni Trapattoni, bertutur soal pengalamannya menangani Azzurri. Salah satunya soal tekanan bagi allenatore La Nazionale yang disebutnya seperti terdakwa hukuman mati menunggu eksekusi.

Trapattoni pernah menangani Italia mulai dari tahun 2000 hingga 2004. Namun prestasi pelatih gaek ini tidak mengkilap. Tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2002 sertai gagal lolos dari penyisihan grup putaran final Euro 2004.

Apa komentar Trap tentang masa kepelatihannya selama empat tahun itu? "Tim nasional disusun dari banyak pemain, kepentingan, dan juga cedera. Dalam beberapa aspek kami sial. Pemain yang saya bawa saat itu tidak dalam performa terbaik dan kami meraih hasil buruk," tukas eks pelatih Fiorentina ini seperti dikutip dari Goal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pria berusia 70 tahun ini juga menuturkan betapa beratnya menangani Italia. "Pelatih timnas ibaratnya adalah terdakwa hukuman mati. Ia tidak tahu kapan ia bakal dieksekusi. Itulah yang selalu dikatakan teman karib saya Bruno Longhi. Dan, itulah faktanya," tambahnya.

Itu masa lalu. Saat ini Mr Trap harus berkonsentrasi menghadapi negaranya di babak kualifikasi Piala Dunia. Terlebih, anak-anak asuhnya dengan Italia yang kini dibesut Marcello Lippi, terlibat persaingan sengit. Saat ini poin kedua tim adalah sama, yaitu sepuluh.

"Akankah saya bersikap emosional dalam laga ini? Mungkin di menit-menit awal ya. Namun setelahnya, saya akan konsentrasi penuh untuk laga," seru Trapattoni.

Laga antara Italia melawan Irlandia akan berlangsung di Bari, Italia 1 April mendatang. Sebelum melawan tanah airnya, Mr Trap harus fokus dulu kepada laga melawan Bulgaria (28/3/2009).

(nar/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads