Tak hanya gagal menang, skor 0-0 yang didapat dari pertandingan di Estadio O Dragao, Minggu (29/3/2009) dinihari WIB, itu juga menjadikan Seleccao belum mencetak gol di tiga pertandingan.
Oktober tahun lalu, Portugal ditahan tim yang satu kelas di bawah, Albania, juga dengan 0-0. Skor 0-0 juga merupakan kesimpulan akhir partai melawan Swedia di kandang lawan di bulan yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di pertandingan terakhirnya, Denmark dan Hungaria sama-sama memetik kemenangan tandang. Denmark menggulung Malta 3-0 lewat gol Soren Larsen (2) dan Morten Nordstrand. Sedangkan gol tunggal Sandor Torghelle membawa Hungaria menekuk Albania.
Portugal sebenarnya lebih berpeluang memenangi pertandingan dengan lebih banyak beroleh peluang, seperti dari Duda di menit 24. Namun bola silang Duda yang sudah mengecoh kiper Andreas Isaksson masih membentur tiang.
Tampilnya Deco di menit 62 sedikit memperbaiki permainan Portugal. Ia pun mendapat dua peluang, yakni ketika tendangan mendatarnya ditepis Isaksson dan kala sepakannya masih melenceng.
Queiroz terus mencoba ofensif dengan menurunkan penyerang jangkung Hugo Almeida. Namun tampaknya langkah itu sudah terlambat dan skor 0-0 pun bertahan hingga peluit akhir ditiup wasit.
Susunan pemain
Portugal: Eduardo; Bosingwa (Rolando 46), Pepe, Carvalho, Alves; Duda, Tiago (Deco 62), Raul Meireles, Danny (Almeida 66); Simao, Ronaldo
Swedia: Isaksson; Johansson, Mellberg, Majstorovic, Mikael Nilsson; Elm, Kallstrom, Svensson (S. Larsson 81), Holmen (Wilhelmsson 57); Elmander (Berg 86), H. Larsson
Foto: Cristiano Ronaldo berebut bola dengan Anders Svensson. (AFP/Francesco Leong)
(arp/mrp)











































