Dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Amerika Latin ini, Ekuador tampil relatif lebih dominan di babak pertama. Namun, Brasil justru unggul terlebih dulu lewat Julio Baptista di menit 73.
Tak mau mengecewakan pendukungnya yang memadati Stadion Atahualpa, Ekuador pun bangkit. Hasilnya determinasi mereka membuahkan hasil menjelang akhir laga setelah Noboa sukses merobek jala Julio Cesar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalannya pertandingan
Enam menit pertandingan berjalan, Ekuadro memiliki kesempatan untuk mencetak gol terlebih dulu. Nemaun tendangan Edison Mendes, alih-alih mengarah ke gawang, malah melambung di atas mistar Julio Cesar.
Hal yang sama juga coba dipraktikkan oleh Joffre Mendez tiga menit berselang. Tetapi sama seperti sepakan sebelumnya, sepakan Joffre masih jauh dari sasaran.
Brasil membalas dengan menekan pertahanan Ekuador dengan dimotori oleh Ronaldinho. Namun tak ada peluang emas yang mereka ciptakan. Sebaliknya tuan rumah malah kembali mengancam gawang mereka.
Pada menit 35, Joffre kembali mencoba peruntungannya. Tetapi sama seperti sebelumnya, sepakannya masih belum bisa menemui sasaran. Babak pertama pun berakhir dengan skor 0-0.
Terus diserang di babak pertama, Brasil pun memperbaiki penampilan mereka di babak kedua. Pasukan Carlos Dunga ini sedikit demi sedikit bisa keluar dari tekanan Ekuador.
Brasil akhirnya memecah kebuntuan pada menit 73. Berawal dari sebuah susunan yang rapi, bola diterima oleh kaki Robinho. penyerang asal Manchester City ini kemudian mengirmkan operan kepada Julio Baptista yang berlari masuk ke kotak penalti dari sisi kiri pertahanan Ekuador.
Usai menahan bola sejenak, pemain AS Roma ini pun melepaskan tendangan kaki kanan keras ke arah gawang. Bola kemudian membentur tiang gawang, tetapi arahnya berbelok ke dalam jala setelah membentur tubuh kiper Jose Cevallos. Brasil pun unggul 1-0.
Ketinggalan satu gol tak membuat Ekuadro patah arang. Mereka terus melakukan tekanan ke daerah pertahanan brasil yang digalang oleh Lucio dan Luisao.
Pada akirnya kemenangan Brasil sirna satu menit menjelang akhir laga. Sebuah sepakan Christian Noboa, memanfaatkan bola rebound hasil sebuah sepakan yang ditepis oleh Julio Cesar, memaksa skor berubah menjadi 1-1. Dunga yang berdiri di pinggir lapangan pun terlihat kecewa dengan gol ini.
Wasit Carlos Chandia pun meniupkan peluit panjang beberapa saat kemudian dan kedua tim pun harus puas berbagi angka.
Susunan pemain:
Ekuador: 1-Jose Cevallos; 18-Neicer Reasco, 3-Ivan Hurtado, 17-Giovanny Espinoza, 15-Walter Ayovi; 7-Joffre Guerron Mendez (6-Cristian Noboa 75), 16-Antonio Valencia, 14-Segundo Castillo, 8-Edison Mendez; 11-Cristian Benitez, 10-Felipe Caicedo (9-Pablo Palacios 90).
Brasil: 1-Julio Cesar; 2-Maicon (13-Daniel Alves 24), 3-Lucio, 4-Luisao, 6-Marcelo; 8-Gilberto Silva, 5-Felipe Melo, 7-Elano (15-Josue 61), 10-Ronaldinho (16-Julio Baptista 71); 11-Robinho, 9-Luis Fabiano.Β Β
Hasil pertandingan
Senin (30/3/2008) dinihari WIB
PeruΒ Β Β Β Β 1 ChileΒ Β Β Β 3
EkuadorΒ Β 1 BrasilΒ Β Β 1
Minggu (29/3/2009) dinihari WIB
KolombiaΒ 2 BoliviaΒ Β 0
Argentina 4 Venezuela 0
UruguayΒ Β 2 ParaguayΒ 0
Klasemen sementara
1.Β ParaguayΒ 11 7 2 2 18-8Β 23
2.Β Argentina 11 5 4 2 17-7Β 19
3.Β ChileΒ Β Β Β 11 6 1 4 17-14 19
4.Β BrasilΒ Β Β 11 4 6 1 16-5Β 18
5.Β UruguayΒ Β 11 4 4 3 21-10 16
6.Β KolombiaΒ 11 3 5 3 6-8Β 14
7.Β EkuadorΒ Β 11 3 4 4 13-18 13
8.Β Venezuela 11 3 1 7 12-22 10
9.Β BoliviaΒ Β 11 2 3 6 13-24 9
10. PeruΒ Β Β Β Β 11 1 4 6 6-23 7 (roz/roz)











































