Penonton Tanpa Tiket jadi Pekerjaan Rumah FIFA

Penonton Tanpa Tiket jadi Pekerjaan Rumah FIFA

- Sepakbola
Selasa, 31 Mar 2009 00:10 WIB
Penonton Tanpa Tiket jadi Pekerjaan Rumah FIFA
Zurich - Kurang dari satu setengah tahun menjelang Piala Dunia 2010, FIFA masih memiliki pekerjaan rumah yaitu mengantisipasi kehadiran penonton tanpa tiket.

Penonton tanpa tiket disinyalir menjadi penyebab dari insiden yang menewaskan 19 orang dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2010 antara Pantai Gading melawan Malawi, Senin (30/3/2009) dinihari WIB.

"Para penonton yang tak memiliki tiket berdesak-desakan sebelum pertandingan. Mereka lalu mengenai salah satu gerbang stadion," ujar Menteri Olahraga Dagobert Banzio seperti dilansir Reuters.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keributan juga terjadi di tanah Eropa, tepatnya dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2010 antara Irlandia Utara versus Polandia. Di pertandingan yang berlangsung di Windsor Park, Belfast, Sabtu silam ini terjadi keributan antara suporter sebelum dan sesudah laga. Belasan aparat keamanan terluka dan sembilan perusuh, kebanyakan pendukung Polandia, ditangkap.

"Kami yakin bahwa ada sekelompok suporter fanatik dari Polandia datang ke pertandingan ini tanpa tiket. Mereka datang karena benar-benar ingin mencari keributan," demikian keterangan kepolisian kota Belfast. Laga Irlandia Utara kontra Polandia juga diwarnai insiden pelemparan koin dari penonton ke arah hakim garis.

FIFA menuntut panitia penyelenggara memberikan klarifikasi atas insiden-insiden tersebut. Kejadian ini memberikan pekerjaan rumah bagi FIFA menjelang digelarnya Piala Dunia di Afrika Selatan tahun depan.

"Penonton tanpa tiket akan segera dihentikan dalam radius beberapa kilometer dari stadion tempat penyelenggaraan," demikian keterangan Danny Joordan, ketua penyelenggara Piala Dunia 2010 dikutip dari Yahoo Sports.
(roz/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads