Ide soal kartu oranye mencuat setelah wasit sering dinilai terlalu ringan dalam melayangkan kartu kuning. Bahkan wasit dianggap kelewat keras saat melayangkan kartu merah untuk sebuah pelanggaran.
Namun usulan tersebut akhirnya ditolak Badan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB). Collina yang sebelumnya sempat meminta usulan tersebut diperhatikan, kini justru menyatakan tidak mendukung usulan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di olahraga lain seperti polo air dan rugby ada waktu sebelum memberikan hukuman. Saya tidak pernah mendukung ide ini. Namun ini mungkin bisa menjadi solusi di mana kartu kuning terlalu ringan, namun merah terlalu berat," ujarnya.
Mantan wasit yang pernah dinobatkan sebagai wasit terbaik di dunia ini pun menentang wasit harus melakukan jumpa pers setelah pertandingan. "Ada waktu dan cara kapan untuk wasit dapat berbicara," pungkasnya. (key/a2s)











































