Dengan gagah berani, Liverpool berhasil menggelontor gawang Chelsea dengan empat gol dalam laga leg kedua semifinal di Stamford Bridge, Rabu (15/4/2009) dinihari WIB.
Sayang buat Liverpool, tuan rumah juga bisa membalas dengan jumlah yang sama. Ditambah dengan kemenangan away 3-1 buat Chelsea dalam leg pertama di Anfield, tiket semifinal pun dipegang 'The Blues'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam 25 fixture tersebut, saat sebuah tim bisa memenangi partai away di leg pertama maka tim tersebut selalu bisa melaju ke babak selanjutnya pada 24 kesempatan. Demikian dicatat Telegraph.
Artinya, Chelsea menjaga kelanggengan statistik tersebut dengan lolos ke semifinal usai meraih kemenangan tandang di leg pertama.
Betfair menyebut cuma Ajax-lah satu-satunya yang bisa mematahkan tren tersebut musim 1995/96. Mereka berhasil bangkit dari kekalahan kandang 0-1 atas Panathinaikos, dengan berbalik menang 3-0 pada leg kedua di kandang lawan.
Selain itu, Telegraph juga menyebut bahwa Liverpool benar-benar dihadang oleh statistik karena belum pernah menang dengan selisih tiga gol di Stamford Bridge. Kemenangan minimal 3-0 adalah syarat untuk menyisihkan Chelsea.
Chelsea sendiri juga disebutkan belum pernah membuang keunggulan away di leg pertama dalam kompetisi Eropa. Apapun, skor 4-4 di leg kedua menunjukkan betapa perjuangan Liverpool untuk lolos amat patut diapresiasi. (krs/a2s)











































