Berstatus klub pemegang empat tropi Liga Champions dan lolos ke perempatfinal dengan agregat kemenangan 12-1, Bayern sebelumnya diyakini akan menjadi ganjalan serius buat Barcelona. Tapi Nou Camp yang jadi venue pertama justru seperti jadi kuburan yang mengerikan, FC Hollywood pulang membawa kekalahan telak 0-4.
Jadilah jauh-jauh hari sebelum menjalani pertandingan kedua, Klinsmaan sudah bilang kalau peluang Bayern habis. Penyataan tersebut kemudian membuat banyak pihak menilai kalau motivasi Mark van Bommel cs untuk laga di Allianz Arena hanya demi mengembalikan kehormatan mereka yang sudah tercoreng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami bereaksi dengan baik terhadap kekalahan atas Barcelona. Jika saja kami bisa mencetak gol lebih awal dan jika kami lebih dulu memimpin 2-0, siapa tahu apa yang akan terjadi. Mungkin mereka kehilangan kepercayaan diri. Kami tampil baik menghadapi tim terbaik di dunia saat ini," ungkap Klinsmann usai pertandingan seperti diberitakan Yahoosport.
Dibanding laga di Nou Camp pekan kemarin, Munich tampil jauh lebih baik di kandangnya sendiri. Selain Ribery yang lebih hidup membangun serangan, di lini belakang Lucio juga tampil disiplin mengawal pergerakan eksplosif Lionel Messi dan Samuel Eto'o.
Presiden Bayern, Franz Beckenbauer - yang sempat mengkritik anak didiknya di laga pertama pun mengaku puas dengan jalannya pertandingan kedua. Meski tak mampu menang, apalagi lolos, BeckenbauerΒ menilai kalau klub yang dipimpinnya sudah melakukan penebusan.
"Saya pikir tim ini sudah merehabilitasi dirinya sendiri, meski Barcelona mencetak gol penyama yang tak perlu terjadi," ujar Beckenbauer. (din/key)











































