Pires yang kini membela Villarreal pernah jadi andalan Arsenal selama periode 2000 sampai 2006. Kala itu dia jadi bintang pujaan banyak fans 'The Gunners'.
Akan tetapi, dalam masa-masanya bersama Arsenal, yang jadi "rumah" Pires adalah Stadion Highbury. Baru setelah dia hijrah, markas Arsenal pun ikut pindah. Itu mengapa Pires belum pernah berada di Emirates.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
'Kapal Selam Kuning' akhirnya memang kalah telak sehingga tersingkir. Tapi Pires juga tak kecewa amat-amat karena ada sisi sentimentil yang tersentuh dalam laga tersebut, usai dia mendapat sambutan hangat di Emirates.
"Secara pribadi, itu sangat menyenangkan dan menginspirasi. Sejujurnya aku tak mengharapkannya. Meski aku tahu para pemain Arsenal tak pernah melupakan koleganya, ini tetap menyentuh hatiku."
"Aku juga jadi tahu rasanya bermain di stadion ini karena aku belum pernah ke sini. Meski kalah, ini tetap akan ada dalam kenanganku untuk waktu yang lama. Ini sudah jadi demikian emosional," aku Pires di Goal.
Pemain berusia 35 tahun itu pun tak sungkan memperlihatkan dukungan dan kedekatan untuk bekas klubnya tersebut, yang kini Pires jagokan untuk jadi jawara Eropa.
"Ini adalah tim besar yang punya banyak potensi, cepat, segar dan muda. Aku ingin melihat mereka, bersama Wenger, ke final dan jadi juara. Hari ini aku tetap jadi fans tim ini, terutama karena mereka memainkan tipe sepakbola yang aku cintai," tutup Pires.
(krs/din)











































