Belletti pernah berseragam Barcelona selama tiga musim. Pemain yang bergabung pada musim 2004 ini mempersembahkan gelar La Liga dan Liga Champions. Gol tunggalnya di laga puncak Liga Champions 2006 memastikan El Barca menjadi raja Eropa.
Selepas dari Barca, Belletti bergabung bersama klub Liga Primer, Chelsea. Tengah pekan ini, Belletti kembali bersua mantan klubnya di laga bertajuk semifinal Liga Champions.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Barcelona merupakan tim yang berbahaya. Klub sekelas Bayern Munich saja disingkirkan dengan agregat cukup besar, 5-1 di perempatfinal. "Tidak ada satu tim pun yang tak bisa dihentikan," tegas pemain asal Brasil itu.
"Saya pernah memperkuat tim nasional Brasil dan kami tidak pernah mengklaim bahwa kami tak terhentikan. Ketika di Barca, mereka menunjukkan permainan yang luar biasa dan kami pun tidak lantas jumawa. Tidak bisa dihentikan bukanlah sesuatu yang abadi," tegasnya.
"Dalam laga ini, pergerakan individual pemain bakal menentukan. Mereka punya Lionel Messi, Thierry Henry, atau pun Samuel Eto'o," demikian Belletti membeberkan isi perut mantan klubnya.
(key/a2s)











































