MU tampaknya kurang hoki ketika melakoni senifinal leg kedua di kandang lawan. Di musim 1996/97, mereka tersungkur di tangan Borrusia Dortmund. Di Westfalen Stadion, markas Dortmund, The Red Devils harus menyerah 1-0. Kekalahan itu mengakhiri perjalanan MU dengan agregat kekalahan 2-0.
Lima tahun berselang, giliran klub Jerman lain Bayer Leverkusen yang mengakhiri petualangan MU. Setan Merah memasuki Bay Arena, markas Leverkusen dengan beban harus menang akibat skor 2-2 yang ditorehkan di Old Trafford di leg pertama. Namun, ambisi mereka harus terhenti akibat hanya bermain imbang 1-1 di Bay Arena.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masa lalu kelam ini pun masih tertanam di benak Sir Alex. "Kami memang unggul dan tinggal selangkah lagi untuk menuju Roma guna melakoni final. Namun, kami tidak boleh puas dengan kondisi ini. Sekali lagi, kami tidak boleh puas," demikian wanti-wanti Ferguson dikutip dari situs resmi MU.
Fergie menyatakan, itu bukan kutukan. Sebab di musim 1998/99, MU memastikan tiket ke final dengan kemenangan di markas Juventus. "Banyak faktor yang membuat kami gagal ke final. Namun kami pernah bisa mengatasinya dan saya harap kami bisa mengulanginya," tutupnya. (roz/a2s)











































