Kemenangan 3-1 atas Arsenal di Emirates Stadium, Rabu (6/5/2009), memastikan MU melangkah ke final Liga Champions keduanya secara beruntun. Hasil tersebut melengkapi keunggulan 1-0 yang didapat di leg pertama, yang membuat Wayne Rooney cs unggul agregat 4-1.
Perjuangan "Setan Merah" untuk bisa mempertahankan status juaranya jelas masih akan sulit. Setidaknya masih ada 2 x 45 menit yang akan menunggu mereka di Roma untuk menghadapi pemenang laga Chelsea kontra Barcelona sebelum mengukuhkan diri menjadi jawara Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kali pertama MU lolos ke final adalah pada musim kompetisi 1967-1968. Menghadapi Benfica dalam laga final yang dilangsungkan Wembley, dua gol Bobby Charlton dan masing-masing satu dari George Best dan Brian Kidd cuma bisa dibalas sekali oleh wakil Portugal itu lewat Jaime Graca. MU menang 4-1.
The Red Devils harus menunggu 31 tahun sebelum bisa meraih gelar keduanya. Kali ini bertempat di Nou Camp, Ole Gunnar Solksjaer dan Teddy Sheringham memberikan MU kemenangan dramatis dengan skor 2-1 atas Bayern Munich.
Sukses terakhir MU menguasai Eropa adalah tahun lalu dalam laga final yang dihelat di Luzhniki Stadium, Moscow. Setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal, Fergie mendapat gelar juara Liga Championsnya yang kedua setelah menang adu penalti atas Chelsea dengan skor 6-5.
Bagaimana tahun ini? Apakah Chelsea atau Barcelona bisa memupus rekor 100% MU atau justru jadi korban keganasan "Setan Merah" jika sudah sampai di final? (din/arp)











































