Seeprti dilansir oleh situs resmi UEFA, dari 12 pertandingan yang sudah dilewati MU untuk sampai ke final, pasukan Sir Alex Ferguson ini baru kebobolan enam kali. Ini berarti The Red Devils memiliki rata-rata kebobolan 0,5 gol dalam setiap laga.
Sebaliknya, Barcelona justru memiliki torehan rekor fantastis dalam hal membobol gawang lawan. Los Blaugranas sejauh ini sudah mencetak 30 gol yang berarti mereka rata-rata mencetak 2,5 gol dalam setiap pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di kubu MU, ada tiga nama yang menjadi pendulang gol terbanyak. Mereka adalah Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney, dan Dimitar Berbatov. Ketiganya sampai saat ini baru mencetak empat buah gol, masih kalah dari capaian Messi dan Henry.
Jika Barca sudah mencetak 30 gol, maka MU sampai saat ini baru menorehkan 18 gol. Namun 'Setan Merah' unggul dalam urusan shot on goal dengan angka 87, sementara Barca hanya 83.
Akibat permainan menyerang itu jugalah Barca jadi lebih sering kebobolan. Tercatat tim asal Catalan ini telah kemasukan sebanyak 13 kali, atau lebih dari dua kali lipat catatan milik MU.
Jadi siapa bakal menang dalam laga final di Roma nanti? Tim yang paling subur atau tim yang paling kokoh? Kita lihat saja nanti.
(roz/a2s)











































